Hukum dan Kriminal

Korban Pencabulan Guru Agama di Batang Terus Bertambah, Kasat Reskrim Sebut Pelaku Hiperseksual

Unit pelayanan perempuan anak (PPA) Satreskrim Pores Batang terus melakukan penyidikan kasus persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan Agus Mulyadi.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Oknum Guru Agama, Agus Mulyadi saat melakukan rekonstruksi aksi pencabulan di lingkungan sekolah. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Unit pelayanan perempuan anak (PPA) Satreskrim Pores Batang terus melakukan penyidikan kasus persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan Agus Mulyadi.

Korban persetubuhan dan pencabulan yang dilakukan guru agama di salah satu SMP wilayah Gringsing itu pun kian bertambah.

Hingga saat ini mencapai 40 orang siswi.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo.

Baca juga: Laga Lanjutan BRI Liga 1, PSIS Raih Poin Penuh Saat Jamu Persikabo, Riyan Ardiansyah Cetak Hattrick

"Hingga saat ini korbannya sudah mencapai 40 siswi, adapun korban yang resmi melaporkan ada 9 anak."

"Kami masih akan terus mendalami keterangan pelaku," tuturnya, Jumat (9/9/2022).

AKP Yorisa Prabowo mengungkapkan dari hasil pemeriksaan tersangka Agus Mulyadi memiliki kelainan seks yaitu hiperseksual. 
 
“Tim psikologi Polda Jateng menyampaikan pelaku memiliki ketertarikan kepada lawan jenis, tetapi yang berlebihan atau hiperseksual,” ujarnya.

Baca juga: PKK Kota Pekalongan Ciptakan Aplikasi Sicanting, Ini Fungsinya

Selain keterangan pelaku, Satreskrim Polres Batang juga saat ini masih mendalami lagi keterangan korban dan saksi.

"Masih kita dalami terkait seperti apa yang dilakukan oleh pelaku kepada para korban," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, lanjut dia ada beberapa korban yang dilecehkan dan beberapa disetubuhi.

Untuk saat ini para korban ada pendampingan dari berbagai tim seperti Tim Psikologi Mabes Polri, Polda Jawa Tengah dan juga dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Baca juga: Cerita Sukses Ivon Merintis Usaha Aksesoris, Berawal dari Hobi, Kini Pemasaran Sampai Luar Negeri

“Sesuai dengan instruksi Bapak Kapolda, Bapak Kapolres Batang, kami menggandeng beberapa tim, ada Tim Psikologis Mabes Polri, Polda Jateng, Ketua KPSI yang langsung ditangani Kak Seto dan tim dari Pemkab Batang,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved