Breaking News:

Berita Slawi

Mesin ATM BRI di Lebaksiu Tegal Dicuri, Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku, Ada 4 Orang

Polres Tegal masih melakulan penyelidikan kasus pencurian di sebuah mesin ATM BRI unit Gumayun, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.

Dokumentasi
Satreskrim Polres Tegal saat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pencurian di sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI unit Gumayun, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal, masih melakulan penyelidikan guna mengungkap kasus pencurian di sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI unit Gumayun, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. 

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, melalui Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky, mengungkapkan pihaknya sudah berhasil mengantongi identitas para pelaku. 

Hal ini, mengingat aksi para pelaku sempat terekam kamera CCTV yang ada di area ATM tersebut. 

"Dari rekaman CCTV di sekitar lokasi, kami identifikasi pelaku berjumlah 4 orang," kata AKP Vonny, dalam rilis yang diterima, Rabu (14/9/2022). 

Vonny menjelaskan, dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui merupakan kelompok residivis asal Jakarta dan Bekasi. 

"Para pelaku ini merupakan residivis. Mereka berasal dari kelompok Jakarta dan Bekasi," terangnya. 

Menurut Kasat Reskrim, usai beraksi para pelaku langsung kabur ke arah Jawa Barat. 

Sementara untuk keberadaan para pelaku sudah diketahui. 

"Mudah-mudahan segera tertangkap. Mohon doanya," beber Vonny. 

Dijelaskan, kronologi pencurian mesin ATM BRI unit Gumayun yang terletak di PT LEEA, Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, terjadi pada Sabtu (10/9/2022) lalu sekitar pukul 03.30 WIB. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved