Berita Slawi

Ini Syarat Pembuatan SIM untuk Penyandang Disabilitas di Polres Tegal

Bagi teman-teman penyandang disabilitas khususnya di wilayah Kabupaten Tegal, saat ini jika ingin membuat atau mengurus

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/Desta Leila Kartika
Unit pelayanan SIM Polres Tegal. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Bagi teman-teman penyandang disabilitas khususnya di wilayah Kabupaten Tegal, saat ini jika ingin membuat atau mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa langsung ke Polres Tegal karena sudah mulai membuka layanan.


Hadirnya layanan pembuatan SIM bagi penyandang disabilitas ini, sesuai petunjuk dan arahan dari Kapolri lewat telegram nomor 1938/lX/Yan/2022, Jumat (9/9/2022). 


Informasi tersebut, disampaikan oleh Kasatlantas Polres Tegal, AKP Erwin Chan Siregar, saat ditemui Tribunjateng.com, Kamis (15/9/2022) kemarin.


Dijelaskan, sesuai yang tertera dalam telegram Kapolri, layanan pembuatan SIM untuk penyandang disabilitas khusus mereka yang mengalami kondisi cacat bisu dan tuli, maka sudah bisa mendapatkan SIM C dan SIM A.


"Tapi tetap ada persyaratan yang wajib dipenuhi dan diketahui, yaitu yang bersangkutan sudah dinyatakan lulus tes kesehatan dari dokter yang ditunjuk," jelas AKP Erwin, pada Tribunjateng.com, Kamis (15/9/2022).


Sedangkan untuk rekan-rekan penyandang disabilitas yang lain, lanjut Kasat Lantas, dengan kondisi cacat yang mengharuskan menggunakan kendaraan modifikasi, maka diterbitkan SIM D dan SIM D1.


Sementara untuk tahapan ujian SIM tetap sama, yaitu tes kesehatan, tes psikologi, ujian teori, dan ujian praktik. 


Mengingat kondisi fisik rekan-rekan difabel itu berbeda, mungkin ada yang tangan tidak ada, atau kaki nya, atau lainnya, maka saat berlangsung praktik menyetir mereka membawa kendaraan sendiri, terutama yang SIM D dan SIM D1. 


Sedangkan untuk SIM C dan SIM A menggunakan kendaraan yang sama dengan masyarakat umum. 


"Untuk tes kesehatan bagi teman-teman difabel ini prosesnya sama dengan yang lain. Tapi ya disesuaikan dengan kondisi, katakan yang bersangkutan tuli, maka menggunakan alat bantu dengar.

Nah alat bantu ini, terpenting tidak menggangu saat berkendara.

Kalau tidak mengganggu, lulus, kesehatan, kami sudah bisa menerbitkan SIM C dan SIM A," terangnya.


Tambahan informasi, SIM D diperuntukkan bagi penyandang disabilitas dengan jenis kendaraan sepeda motor, sedangkan SIM D1 untuk jenis kendaraan mobil.

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved