Berita Semarang

Polda Jateng Ungkap Kasus Dugaan Korupsi yang Melibatkan Iwan Budi, Penyerahan Lahan ke Pemkot

Polda Jateng memaparkan kronologi rencana pemeriksaan PNS Bapenda Kota Semarang Semarang, Iwan Budi sebagai saksi.

TribunPantura.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pemeriksaan terhadap PNS Bapenda Kota Semarang Iwan Budi menjadi saksi kasus korupsi tanah di Mijen mulai terbuka.

Polda Jateng memaparkan kronologi rencana pemeriksaan PNS Bapenda Kota Semarang Semarang, Iwan Budi sebagai saksi.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menuturkan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jateng sedang melakukan pengumpulan bahan keterangan dan dokumen terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait penyerahan lahan fasum, fasos dan utilitas dari PT. KAL kepada Pemerintah Kota Semarang sebanyak 8 bidang tanah di Mijen.

Kasus korupsi tersebut diduga terjadi dari tahun 2010 sampai dengan 2015.

Baca juga: Kenapa Harus Pilih GB WhatsApp? Inilah Beberapa Kelebihannya

Pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi tersebut berdasarkan surat aduan dari Aliansi Masyarakat Kota Semarang pada 5 April 2020 lalu. 

"Status penanganan aduan masyarakat adl pengumpulan bahan keterangan dalam rangka Lidik," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya, penyelidik telah melakukan pengumpulan bahan keterangan dan klarifikasi terhadap lebih dari 2 orang, sejak akhir 2021 dan 2022.

Penyelidik telah koordinasi dengan Bapenda Kota Semarang, dan langsung bertemu dengan Iwan Budi yang menjabat sebagai Analisis Kebijakan Muda serta atasannya bernama Paijo.

Baca juga: Bawa 20 Pemain ke Pati, Persijap Jepara Berusaha Curi Poin saat Lawan Persipa Besok

"Didapat keterangan lisan dari  Iwan Budi bhw anggaran untuk proses pensertifikatan tahun 2010 tidak terserap seluruhnya karena alasan teknis dan yang bersangkutan bersedia akan memberikan keterangan serta disepakati jadwal pemberian keterangan di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng pada hari Kamis, 25 Agustus 2022. Surat undangan klarifikasi telah diterima," paparnya.

Ia menuturkan pada saat hari H pemeriksaan Iwan tidak datang atau hadir tanpa pemberitahuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved