Berita Jepara

Pembelian Solar Dibatasi, Ini Tanggapan Ketua Organda Jepara

Pengusaha bus di Kabupaten Jepara menilai aturan pembatasan pembelian solar bukan solusi yang tepat.

TribunPantura.com/Muhammad Yunan Setiawan
Seorang pegawai SPBU di Jepara sedang melayani pembelian BBM bersubsidi Pertalite. 

TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - Pengusaha bus di Kabupaten Jepara menilai aturan pembatasan pembelian solar bukan solusi yang tepat.

Kebijakan itu justru semakin menyulitkan pengusaha bus. 

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jepara Iqbal Tosin membeberkan pembatasan pembelian solar ini menambah daftar bebang yang dihadapi pengusaha bus.

Sebelumnya, pengusaha bus terdampak perang Rusia-Ukraina dengan kenaikan harga suku cadang bus.

Kemudian harga BBM yang berimbas kepada kenaikan harga tiket. 

Kini ditambah lagi dengan pembatasan pembelian BBM bersubsidi.

Menurut Iqbal, aturan yang membatasi pembelian solar maksimal 200 liter itu tidak maksimal.

Sebagai gambaran kebutuhan solar untuk perjalanan Jepara-Jakarta pergi dan pulang membutuhkan solar 500 liter.

"Kalau kuota dibatasi 200 liter itu sampai mana sehari?" kata Iqbal, Senin, 19 September 2022.

Iqbal mengungkapkan pengusaha bus kesulitan menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved