Berita Jateng

Warga di Kudus Harus Beli Gas Elpiji 12 Kg Agar Bisa Dapat Elpiji 3 Kilogram

Gas elpiji subsidi 3 kilogram (gas melon) di sejumlah toko kelontong Kabupaten Kudus mulai sulit ditemukan.

Penulis: Saiful Masum | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/SAIFUL MASUM
Warga kecele hanya mendapati tabung gas elpiji 3 kg kosong di satu toko kelontong di Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Gas elpiji subsidi 3 kilogram (gas melon) di sejumlah toko kelontong Kabupaten Kudus mulai sulit ditemukan.

Sejumlah pedagang mengaku langkanya stok gas melon sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir, bahkan sebagian pedagang terpaksa tidak bisa menjual gas 3 kilogram karena tidak mendapatkan stok barang.

Padahal, gas ukuran ekonomis ini paling banyak diburu masyarakat, mulai dari kalangan pelaku usaha hingga masyarakat umum.


Langkanya stok gas elpiji 3 kilogram dikhawatirkan bakal menimbulkan polemik baru bagi masyarakat.

Selain itu, rawan disalahgunakan oleh sejumlah oknum yang ingin mendapatkan keuntungan pribadi.


Saiful (54), pedagang toko kelontong di Kecamatan Kota Kudus mengatakan, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram dialami sekitar sebulan terakhir.


Dia terakhir kali kulakan gas elpiji melon sebanyak 10 tabung sepekan yang lalu.

Itu pun dia dapatkan dengan merogoh kocek lebih dalam.

Karena untuk mendapatkan 10 tabung gas elpiji 3 kilogram, Saiful diminta membeli gas elpiji berkapasitas 12 kilogram sejumlah 5  buah. 


"Sekarang stok gas 3 kilogram kosong, beli seminggu yang lalu, langsung habis," terangnya, Selasa (20/9/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved