Berita Jateng

Gas Elpiji Susah Ditemukan di Kudus, Dinas Perdagangan Sebut Konsumsi Meningkat

Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus memastikan, tidak ada kelangkaan stok gas elpiji 3 kilogram di pangkalan maupun toko.

Penulis: Saiful Masum | Editor: muh radlis
IST
Tabung gas elpiji tampak tersusun di pangkalan LPG SPBU Pengapon Semarang. 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus memastikan, tidak ada kelangkaan stok gas elpiji 3 kilogram di pangkalan maupun toko.

Sulitnya masyarakat mendapatkan gas melon tidak dikarenakan keterlambatan pengiriman stok, melainkan kuota yang diterima Pemerintah Kabupaten Kudus belum mencukupi dari kebutuhan.


Selain itu, terjadi peningkatan konsumsi gas elpiji subsidi di lingkungan masyarakat, karena sebagian pengguna gas elpiji 12 kilogram, kini beralih ke 3 kilogram.


Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti mengatakan, alokasi kebutuhan gas elpiji subsidi di Kabupaten Kudus seharusnya mencapai 1,1 juta tabung per bulan.

Jumlah tersebut dihitung berdasarkan tingkat kebutuhan keluarga, belum termasuk pedagang kaki lima dan UMKM. 


Dari alokasi perhitungan kebutuhan, Sudiharti menyebut, Kabupaten Kudus hanya menerima 766 ribu tabung per bulannya.

Artinya masih kurang 1/3 dari alokasi yang dibutuhkan, sehingga tidak bisa mencakup kebutuhan seluruh masyarakat yang membutuhkan. 


"Selain itu karena ada kepanikan masyarakat, mereka yang tadinya punya satu tabung, menambah stok di rumah. Beberapa pengguna tabung mengkonversi tabung elpiji 12 kilogram menjadi 3 kilogram, terjadilah peningkatan konsumsi," terangnya usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Tindak Lanjut Aliansi September Bergerak Terkait Kenaikan Harga BBM, Rabu (21/9/2022) di kantor DPRD Kudus.


Sudiharti menambahkan, pada tahun ini sudah ada penambahan kuota gas elpiji melon hingga 10 persen.

Namun demikian, alokasi yang diterima masih belum bisa mencukupi kebutuhan yang ada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved