Berita Pekalongan

Romi Oktabirawa Harap Sertifikat Indikasi Geografis Mampu Dongkrak Grade Sarung Batik Pekalongan

Paguyuban Sarung Batik Kota Pekalongan berharap perjuangan dalam menghasilkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) mampu mendongkrak grade sarung batik.

Dokumentasi
Foto bersama usai pemeriksaan substantif atau verifikasi lapangan oleh tim ahli indikasi geografis dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM. 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Paguyuban Sarung Batik Kota Pekalongan berharap perjuangan dalam menghasilkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) mampu mendongkrak grade sarung batik Pekalongan. 

Hal itu disampaikan seusai mereka menerima paparan terkait pemeriksaan substantif atau verifikasi lapangan oleh tim ahli indikasi geografis dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM.

Ketua paguyuban, Romi Oktabirawa menilai, sertifikat IG sangat luar biasa.

Sebab dengan itu sarung batik Pekalongan akan diakui masyarakat Indonesia hingga internasional.

Baca juga: Gegara Kerap Live Streaming, Suami di Pemalang Tega Tusuk Istri Pakai Pisau dan Gunting Hingga Tewas

Maka jika pengrajin atau pedagang sudah memiliki sertifikat dan juga tergabung dalam paguyuban, tentu akan menambah nilai jual produk tersebut. 

"Upaya kami tidak semacam seremonial saja, namun sebagai langkah untuk menaikkan grade sarung batik sesuai arahan Wali Kota Pekalongan," katanya, pada Rabu (21/9/2022).

Romi berharap, langkah awal positif ini bisa mendapat pengakuan atau penghargaan dari tim IG.

Baca juga: Pengacara Yosep Parera Akui Serahkan Uang ke Seseorang di MA, Sebut Ada Permintaan

Sehingga efek lanjutannya mampu meningkatkan produktivitas dari pengusaha sarung batik dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud melalui warisan budaya.

Sekaligus menjadi hadiah terindah pada Hari Batik Nasional yang akan diperingati 2 Oktober 2022, mendatang.

"Perlu ada satu tambahan menaikkan grade sarung batik pekalongan."

Baca juga: Harga Emas Antam Semarang Hari Ini Naik Jadi Rp 949.469 Per Gram, Berikut Daftarnya

"IG menjadi edit value para pengusaha sarung batik bisa untuk membuat nilai tambah dan menaikkan harga," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved