Berita Semarang
Perdana, Kapal Pesiar Asal Perancis Bawa 64 Wisatawan Mancanegara Masuk Semarang
Kapal Pesiar Le Laperouse dari Negara Prancis sandar di Pelabuhan Tanjungmas Kota Semarang, Sabtu (24/9/2022).
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: m zaenal arifin
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Kapal Pesiar Le Laperouse dari Negara Prancis sandar di Pelabuhan Tanjungmas Kota Semarang, Sabtu (24/9/2022).
General Manager Pelindo 3 Pelabuhan Tanjungmas Semarang Hardiyanto mengatakan, Berdasarkan jadwal yang ada di Estimate Time of Arrival (ETA) Pelabuhan Tanjungmas Semarang
Kapal pesiar akan sandar pada pukul 05:00 WIB, namun kapal tersebut mulai sandar pukul 05.30 WIB.
"Kapal berada di muara, kemudian petugas kami bersiap untuk menyambut kapal tersebut, untuk kemudian bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas," jelasnya.
Dirinya mengatakan, Kapal Pesiar Le Laperouse pertama sandar di Pulau Bali tepatnya di Tanjung Benoa.
"Sempat ke Kupang tapi cuman berlabuh, kemudian ke Probolinggo, kemudian ke Karimunjawa dan di Semarang," ujarnya.
Dirinya menyebut, Ketika besandar di Pelabuhan Tanjungmas Kapal Le Leparouse membawa 180 penumpang dan para penumpang tersebut akan melakukan kunjungan wisata.
"Tapi yang buka booking turun atau vacation di sini ada 64 orang dengan tujuan ke Borobudur dan Tuntang," ungkapnya.
Dirinya menyebut, setelah dari Pelabuhan Tanjungmas Semarang, Kapal Pesiar Le Laperouse akan menuju ke Lampung.
"Dari Semarang nanti sekitar pukul 23.00 WIB, mereka akan bertolak ke Lampung," katanya
Sementara itu dirinya mengaku, kunjungan kapal pesiar, ke Pelabuhan Tanjungmas merupakan yang perdana atau pertama, selama pandemi Covid-19.
"Sebelumnya sering, kapal pesiar mendarat, kami juga sudah memiliki jadwal dari booking pelayaran, bulan November ada tiga kapal," ungkapnya
Ia menyebut, Kunjungan para turis tersebut dapat menjadikan multi efek pemulihan ekonomi kepada masyarakat dan membantu Pemkot Semarang dan Pemprov Jateng.
"Utamanya untuk pendapatan daerah di Kota Semarang meningkat, karena yang tidak melakukan kunjungan wisata di sekitar Jawa Tengah akan berpusat di Kota Lama Semarang," tutupnya.
Sementara itu Kepala Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Anton Martin mengatakan, selama masa pandemi covid-19, Pelabuhan Tanjungmas Semarang tidak memperbolehkan semua jenis kapal pesiar bersandar.
Pasalnya untuk mencegah penularan virus covid dari luar.
"Jadi 2,5 tahun sempat mati suri kapal pesiar, tidak diperkenankan dalam rangka penanganan pandemi covid-19," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Kapal-pesiar-asal-Perancis.jpg)