Berita Tegal

Kinerja Pencegahan Korupsi di Kota Tegal Urutan 6 se- Jawa Tengah

Kota Tegal berada pada urutan ke-6 dalam capaian Monitoring Center for Prevention

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
IST
Rapat koordinasi pemberantasan tindak pidana korupsi terintegrasi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (27/9/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Kota Tegal berada pada urutan ke-6 dalam capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) per September 2022 di Jawa Tengah. 


Nilai capaian kinerjanya 77,55, setelah Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Boyolali. 


Boyolali berada pada urutan pertama dengan nilai kinerja 93,45.


Posisi Kota Tegal tahun ini naik jauh dibandingkan capaian MCP pada 2021, yang berada pada urutan 22.


Sebagai informasi, MCP adalah penilaian kinerja program pencegahan korupsi melalui aplikasi yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.


Capaian MCP itu disampaikan oleh Direktur Korsup Wilayah 3 KPK RI, Bahtiar Ujang Purnama dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (27/9/2022).


Bahtiar mengimbau, kepala daerah harus terus meningkat angka capaian MCP.


Tata kelola pemerintahan daerah untuk mencegah korupsi harus ditingkatkan. 


"Harus naik semuanya. Jangan statis, apalagi turun.

MCP itu tata kelola pemerintah untuk mencegah korupsi," katanya 


Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kepala daerah harus memantau betul-betul dan menjalankan roda pemerintah. 


Ia menilai, rapat koordinasi ini sangat penting.


Karena lembaga esekutif dan legislatif bisa bersinergi dengan baik khususnya dalam membangun sistem pencegahan korupsi.


Ganjar mencontohkan, saat ada pengesahan APBD jangan sampai ada kolusi.


Aspirasi yang datang dari rakyat harus dimasukkan ke dalam sistem secara terbuka dan baik.


"Saya sampaikan kepada mereka karena mitigasi korupsinya ada disitu.

Bagaimana mereka membangun kesepakatan dengan syarat.


Syarat yang tidak penting mesti dibuang.


Jangan sampai kemudian menjadi proyek-proyek yang nanti menjadi bancakan,’’ pesannya. 

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved