Berita Slawi

Tiga Aduan Belum Ditindaklanjuti Pemkab Tegal, Diantaranya Pungutan di SDN Dukuhjati Kidul 1

Sekda Kabupaten Tegal meminta semua laporan pengaduan yang ada di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) agar direspon dan ditindaklanjuti.

Dokumentasi
Penandatanganan komitmen bersama, sebagai bentuk dukungan dalam peningkatan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayaban Publik Nasional (SP4N), Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) atau dikenal dengan SP4N-LAPOR di Kabupaten Tegal belum lama ini. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, meminta semua laporan pengaduan yang ada di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) agar direspon dan ditindaklanjuti secara cepat. 

Sehingga permasalahan pelayanan publik bisa secepatnya teratasi, agar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa meningkat.

Hal tersebut, disampaikan Sekda pada acara rapat koordinasi dan penandatanganan komitmen bersama, sebagai bentuk dukungan dalam peningkatan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayaban Publik Nasional (SP4N), Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) atau dikenal dengan SP4N-LAPOR di Kabupaten Tegal belum lama ini. 

Pada acara yang dihadiri oleh Kepala OPD di lingkungan Kabupaten Tegal tersebut, Sekda Joko menekankan bahwa seluruh kepala OPD harus berkomitmen bersama, untuk lebih meningkatkan pengelolaan pelayanan pengaduan publik yang lebih baik melalui SP4N-LAPOR.

“Saya imbau kepala OPD agar memberikan perhatian kepada sekretaris dinas, sekretaris camat selaku pejabat penghubung beserta tenaga teknis atau admin OPD yang ditunjuk, untuk segera menindaklanjuti setiap aduan yang masuk, harus direspon cepat, tepat dan jelas. Sehingga menjadi salah satu acuan perbaikan peningkatan pelayanan publik di masing-masing OPD dan instansinya," imbau Joko, dalam rilis, Rabu (28/9/2022). 

Sekda menambahkan, sesuai data pemantauan per September 2022 terdapat 59 aduan dari masyarakat. 

Rinciannya, belum ditindaklanjuti tiga aduan, dalam proses atau terverifikasi tujuh aduan, dikembalikan (menunggu kelengkapan) sembilan aduan, diarsipkan enam aduan, dan selesai 34 aduan. 

Adapun tiga aduan yang belum ditindaklanjuti adalah DPMPTSP, aduan tentang permohonan persyaratan pengurusan siteplan. 

Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), aduan pungutan kepada orangtua siswa untuk pembangunan gerbang SDN Dukuhjati Kidul 1 sebesar Rp 120 ribu. 

Ada juga DPUPR Kecamatan Dukuhturi, terkait aduan perbaikan jalan blok kuburan Desa Sidokaton. 

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal, Nurhayati, dalam laporannya menyampaikan bahwa tingkat peresentase penyelesaian aduan melalui aplikasi SP4N-LAPOR tahun 2022 baru mencapai 58 persen, dari minimal target 90 persen. 

Dari data tersebut, jumlah pengaduan yang masuk meningkat, namun peningkatnya masih belum signifikan, untuk itu perlu upaya peningkatan penyelesaian aduan.

"Tidak ada atau sedikit aduan masyarakat atas pelayanan publik yang diberikan OPD, belum tentu masyarakat puas atas pelayanan yang diberikan. Bisa jadi masyarakat enggan atau apatis melaporkan aduan karena tidak tahu, tidak atau kurang ditanggapi, dan alasan lainnya. Maka saya minta agar seluruh OPD mengelola kanal aduan dengan baik, sehingga kepercayaan masyarakat meningkat, dan pelayanan publik terus kita tingkatkan," pesan Nurhayati. 

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo, Kusnianto, menambahkan bahwa SP4N-LAPOR merupakan layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat Indonesia, melalui beberapa kanal pengaduan yang diakses publik melalui website, aplikasi mobile, form manual, media sosial Twitter, dan SMS 1708. 

“Jangka waktu penyelesaian aduan berbeda-beda. Terkait permintaan informasi diselesaikan dalam waktu lima hari kerja. Untuk pengaduan yang tidak memerlukan pemeriksaan lapangan, maksimal diselesaikan dalam waktu 14 hari kerja. Sedangkan untuk pengaduan yang memerlukan pemeriksaan lapangan, akan diselesaikan maksimal 60 hari kerja," jelas Kusnianto. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved