Berita Batang

Tingkatkan Kapasitas di Lapangan, Pemkab Batang Fasilitasi Kendaraan Operasional Baru untuk PLKB

Kendaraan dinas baru tersebut untuk Tingkatkan kapasitas lini lapangan dalam rangka percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat penyerahan kendaraan dinas dan pembinaan bagi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Gedung Pramuka Kabupaten Batang, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Pemkab Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang meresmikan penyerahan kendaraan dinas dan pembinaan bagi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Gedung Pramuka Kabupaten Batang, Kamis (29/9/2022).

Kendaraan dinas baru tersebut untuk Tingkatkan kapasitas lini lapangan dalam rangka percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Batang.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, penyerahan kendaraan untuk PLKB seluruh Kabupaten Batang sebagai kendaraan operasional mereka agar lebih memaksimalkan tugas pembinaan.

“Dengan kendaraan baru yang mereka pakai ini, mudah-mudahan memacu kinerja menjadi garda terdepan dalam hal penanganan KB serta kesehatan lainnya,” tuturnya.

Baca juga: Tersangka Kasus Suap Yosep Parera Kirim Surat ke Kuasa Hukum, Sampaikan 9 Poin Ini

Lebih lanjut, pemberian motor operasional baru sebanyak 55 unit motor yang dianggarkan dari anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1.614.750.000.

“Melihat animo KB di Kabupaten Batang relatif berhasil yang menjadi masyarakat antusias terhadap keluarga berencana."

"Jika ada satu atau dua orang mempunyai anak tiga atau empat wajar karena faktor usia pernikahan mereka pada waktu itu masih muda,” jelasnya.

Kemudian, untuk Stunting sendiri belum diketahui hal itu karena belum ada setahun pihaknya serius mengurusi permasalahan itu sehingga belum ada survei kembali.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gudang Pabrik Kertas di Kawasan Terboyo Semarang Kebakaran

“Masih belum bisa diukur penurunannya, tapi upaya Pemerintah Daerah sendiri sangat kencang dengan mengajak semua pihak terlibat seperti Desa, Ketua RT, Posyandu, dan TNI-Polri kita terjunkan untuk penanganan Stunting,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Batang Supriyono menambahkan, pembelian kendaraan operasional baru untuk PLKB pada tahun 2022 ini ada 55 unit motor.

“Meskipun, jumlah anggotanya ada 61 petugas, tapi alhamdulillah melihat anggaran tahun 2023 ada lagi jadi sisanya yang belum dapat bisa dibelikan lagi,” ungkapnya.

Ia meminta teman-teman PLKB yang belum mendapat harap bersabar terlebih dahulu.

Baca juga: Sukses Tekan Laju Inflasi, Pemkab Kudus Terima Hadiah Rp 10,42 M dari Kemenkeu

Karena memang anggaran tahun 2022 hanya bisa membelikan sejumlah 55 unit motor.

“Petugas PLKB ini bertugas setiap kecamatan harus ada minimal 3 petugas dan paling banyak ada 5 petugas yang bertugas untuk melakukan pembinaan KB dan pencegahan Stunting,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved