Berita Semarang

Pemandu Lagu di Kawasan Argorejo Semarang Aniaya Teman Seprofesi, Ini Tanggapan Ketua Pakar

Paguyuban karaoke Argorejo (Pakar) siap damaikan tiga pemandu lagu yang ditangkap jajaran Polsek Semarang Barat karena menganiaya teman seprofesi.

TribunPantura.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Ketua Paguyuban Karaoke Argorejo, Rohmad. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Paguyuban karaoke Argorejo (Pakar) siap damaikan tiga pemandu lagu yang ditangkap jajaran Polsek Semarang Barat karena menganiaya teman seprofesi.

Ketua Pakar, Rohmad mengatakan paguyuban tidak mendapatkan informasi terkait pengeroyokan yang melibatkan antar pemandu karaoke. 

Hal tersebut sangat mengejutkan pengurus paguyuban yang mengetahui kejadian itu di media.

"Saya juga kaget, kejadian apapun di Argorejo masuk di Pakar," tuturnya, Jumat (30/9/2022).

Baca juga: Gratis, Masyarakat Sragen Bisa Tukarkan Botol Plastik Bekas dengan Bibit Tanaman, Begini Caranya

Menurutnya, hingga saat ini pihak wisma belum dipanggil oleh paguyuban untuk dimintai keterangan.

Namun adanya kejadian tersebut pihak paguyuban akan memanggil pemilik wisma.

"Kami akan memanggil pemilik wisma," ujarnya.

Dikatakannya, selama ini permasalahan apapun yang terjadi di anggota maupun pengurus tetap diselesaikan di paguyuban.

Pihaknya menghindari permasalahan apapun dibawa ke ranah hukum.

Baca juga: Cek Kesiapan Porprov 2023, KONI Jateng Temukan Beberapa Venue Kurang Memenuhi Syarat

"Yang jelas kami selesaikan duduk bersama. Jangan sampai masalah ini ke ranah hukum," tutur dia.

Rohmad mengakui selama ini pengurus kualahan menangani pemandu karaoke yang bekerja di wilayahnya. Sebab pemandu karaoke di lokasi tersebut terus bertambah.

"Banyak pendatang baru yang bekerja disini. Saat ini sekitar 30 pemandu karaoke baru yang bekerja disini. Sekarang sudah 350 pemandu lagu," tutur dia.

Ia menuturkan terkait persoalan hukum yang menjerat 3 pemandu lagu, paguyuban akan berupaya menyelesaikan dan mendamaikan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan korban maupun Polsek Semarang Barat.

Sebelumnya Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menuturkan ketiga pelaku merasa kesal terhadap korban karena dianggap mengadu kepada maminya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved