Berita Jateng

Galian C Ilegal yang Masih Beroperasi Akan Ditindak, Kapolda Jateng: Laporkan Lokasinya Dimana

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan bahwa pihaknya akan menindak tambang galian C ilegal yang masih berani beroperasi di wilayahnya.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat konferensi pers peresmian Polsubsektor Kandeman Batang, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan bahwa pihaknya akan menindak tambang galian C ilegal yang masih berani beroperasi di wilayahnya.

"Galian C ilegal sudah bersih, sudah kita lakukan penindakan, kalau ada yang coba-coba berani buka atau beroperasi lagi, laporkan ke kita," tuturnya usai peresmian Polsubsektor Kandeman, Batang, Selasa (4/10/2022).

Lebih lanjut, Kapolda juga mempersilakan bagi siapapun masyarakat yang mengetahui ada tambang galian C ilegal beroperasi bisa langsung melapor ke Polda Jateng.

"Silakan laporkan lokasinya dimana, nanti krimsus kita yang akan melakukan penindakan," ujarnya.

Baca juga: Dapat Dukungan PSI Sebagai Capres 2024, Ini Kata Ganjar Pranowo

Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan akan menindak tegas tambang galian C ilegal sesuai hukum yang berlaku dan terukur.

"Selama itu bisa dibuktikan aktivitas penambangan galian C ilegal, akan dilakukan tindakan tegas," imbuhnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, di Kabupaten Batang ada sekitar 45 tambang galian C, namun yang berizin resmi hanya lima tambang. 

Sebelumnya, setelah tutup dua bulan terakhir, beredar isu aktivitas penambangan galian C ilegal di Batang akan kembali beraktivitas.

Baca juga: Bea Cukai dan BNNP Jateng Gagalkan Penyelundupan Sabu 2,8 Kilogram dari Malaysia

Penjabat (Pj) sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Batang  Ari Yudianto meminta pengusaha tambang membuka usaha yang berizin. 

"Di Batang, baru lima galian C yang berizin, lainnya belum, karena itu pendapatan asli daerah dari sektor pajak galian C belum bisa optimal," ujarnya.

Ia mengakui, sebelum tutup, ada aktivitas tambang galian C ilegal di luar Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), ruang untuk menambang galian C sudah diatur. 

Aturan itu tertuang perda No.13 Tahun 2019 tentang RTRW Kabupaten Batang Tahun 2019-2039 mengatur hanya ada enam wilayah kecamatan yang diperbolehkan secara terbatas dan bersyarat untuk kegiatan pertambangan batuan.

Baca juga: Indikator: Erick Thohir Paling Punya Daya Elektoral

Rinciannya yaitu kecamatan Banyuputih, Gringsing, Limpung, Subah, Tersono, dan Tulis. 

Adapun yang dibolehkan ditambang secara bersyarat dan terbatas itu kawasan peruntukan kawasan industri, perkebunan dan holtikultura. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved