Berita Karanganyar
Menikmati Destinasi Wisata Baru Telaga Kusuma di Karanganyar, Ini Wahana dan Harga Tiketnya
Pemerintah Desa Tunggulrejo Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar menyiapkan destinasi wisata baru yang diberi nama Telaga Kusuma.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: m zaenal arifin
TRIBUNPANTURA.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Desa Tunggulrejo Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar menyiapkan destinasi wisata baru yang diberi nama Telaga Kusuma.
Kades Tunggulrejo, Parno menyampaikan, ide awal pembuatan destinasi wisata tersebut dalam rangka pengembangan desa wisata serta untuk kesejahteraan masyarakat.
Sementara ini tanah kas desa yang dimanfaatkan untuk kawasan Telaga Kusuma seluas 1,4 hekatre.
Pendanaan pembangunan destinasi wisata tersebut bersumber dari Dana Desa dan PAD desa.
Dalam pembangunan kawasan wisata tersebut memberdayakan masyarakat sekitar.
Di sisi lain masyarakat sekitar juga direkrut sebagai tenaga kerja di Telaga Kusuma.
Dengan adanya destinasi wisata tersebut diharapkan selain dapat memberdayakan masyarakat juga dapat menyumbang PAD desa.
"Pembangunan dimulai Juli 2021, saat ini progresnya sudah 90 persen. Nantinya wisata tersebut akan dikelola oleh BUMDes setempat," katanya, Sabtu (5/11/2022).
Pihaknya merencanakan soft opening Telaga Kusuma akan dilakukan pada Rabu (9/11/2022).
Sedangkan grand opening, lanjutnya, akan dilangsungkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-105 Kabupaten Karanganyar pada 18 November 2022.
Ada beberapa wahana di kawasan Telaga Kusuma seperti taman bunga, kolam renang anak serta dewasa, ruang serba guna, bioskop VR, cafe, green house dan meeting room.
Parno menuturkan, Telaga Kusuma nantinya beroperasi setiap hari.
Tiket masuk cukup terjangkau yakni Rp 10 ribu per orang setiap Senin-Jumat dan Rp 15 ribu per orang saat akhir pekan dan libur nasional.
"Tiket itu sudah free wahana di dalam seperti kolam renang. Saat grand opening nanti dimeriahkan Woro Widowati," ucapnya.
Dia mengungkapkan, nantinya pengelola juga berencana menambah wahana snorkling, camping ground dan taman buah pada tahun depan.
Lanjutnya, lahan seluas 4,5 hekatre disiapkan untuk pengembangan taman buah dalam rangka mendukung ketahanan pangan. (*)