Berita Batang

Suami di Batang Tega Tembak Tengkuk Istri Pakai Air Softgun, Ini Penyebabnya

Satreskrim Polres Batang bertindak cepat menangkap seorang pria berinisial ANA (21) warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo saat melakukan pemeriksaan pelaku ANA, Senin (28/11/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Satreskrim Polres Batang bertindak cepat menangkap seorang pria berinisial ANA (21) warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang lantaran telah tega menembak istrinya menggunakan air soft gun.

"Pelaku sudah kami amankan atas perbuatan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dimana pelaku menembak istrinya menggunakan air soft gun, kejadiannya Jumat (25/11/2022) dinihari sekitar pukul 01.00," tutur Kasat Reskrim Polres Batang, AKP Yorisa Prabowo, Senin (28/11/2022).

Lebih lanjut, AKP Yorisa mengungkapkan peristiwa itu diawali dengan percekcokan antara pasangan suami istri itu yang berujung penembakan menggunakan senjata air softgun.

Sebelum menembak, sang suami, ANA (21) sempat memukul korban istrinya RW (23) dengan tangan kosong.

Tembakan tersebut mengenai tengkuk atau leher bagian belakang korban, dan peluru dari air softgun tersebut sempat bersarang di tengkuk.

Sehingga korban RW harus mendapat perawatan di rumah sakit untuk mengeluarkan 'peluru' di bagian tengkuk atau leher bagian belakang.

Kemudian oleh pelaku bersama kerabatnya, korban yang terluka akibat tembakan dibawa ke Rumah Sakit Qim untuk mendapat perawatan, termasuk mengeluarkan peluru dari tengkuk korban.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu satu potong daster, dan satu buah proyektil peluru softgun, satu buah senjata air soft gun.

"Senjata sudah diamankan setelah pelaku mengaku menitipkan kepada temannya di Wonopringgo, Pekalongan," ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku ANA dijerat dengan Pasal 44 Undang Undang No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. 

"Pelaku terancam hukuman pidana kurungan 5 tahun penjara," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved