Berita Jateng

Kuli Bangunan di Purbalingga Ini Telah Belasan Kali Melanggar Pidana

Polsek Mrebet, Polres Purbalingga mengungkap kasus penggelapan sepeda motor di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
SN (48) kuli bangunana warga Desa/Kecamatan Bojongsari, Kabupaten PurbaIingga, tersangka melakukan penggelapan sepeda motor di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Purbalingga dihadirkan saat konferensi pers, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, PURBALINGGA - Polsek Mrebet, Polres Purbalingga mengungkap kasus penggelapan sepeda motor di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

 

Kasus itu terjadi pada Selasa (11/10/2022).


Wakapolres Purbalingga, Kompol Pujiono mengatakan tersangka yang diamankan yaitu SN (48) kuli bangunana warga Desa/Kecamatan Bojongsari, Kabupaten PurbaIingga. 


Tersangka melakukan penggelapan sepeda motor milik korban bernama Nurdianto (53) warga Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet.


"Tersangka saat itu dipinjami sepeda motor untuk mengantar temannya justru dibawa kabur dan kemudian digadaikan ke orang lain," ujar Wakapolres kepada Tribunbanyumas.com. 


Disampaikan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan korban ke Polsek Mrebet.


Setelah dilakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi kemudian dilakukan penyelidikan untuk mencari pelaku yang sudah berhasil diidentifikasi.


"Tersangka akhirnya dapat diamankan di wilayah Desa Cipaku pada Sabtu (26/11/2022) pagi. 


Diamankan juga satu unit sepeda motor yang sempat digadaikan kepada orang lain," ungkap Wakapolres.


Barang bukti yang diamankan diantaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna Merah dengan nomor polisi R-5743-DL, satu lebar STNK sepeda motor tersebut dan satu buah kunci kontak sepeda motor.


Dari pengakuan tersangka, ia juga telah melakukan tindak pidana penggelapan sepeda motor di Desa Binangun pada tahun 2021.


Serta, berbagai tindak pidana pencurian di wilayah Kecamatan Bojongsari, Kecamatan Mrebet dan di wilayah Jakarta periode tahun 2020 - 2022.


"Tersangka mengaku kurang lebih telah melakukan tindak pidana lain sebanyak 13 kali.


Namun tersangka belum pernah tertangkap atau menjalani hukuman," katanya.


untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan


Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya empat tahun.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved