Berita Batang

Operasi Pasar di Batang, Paket Sembako Dijual Murah Hanya Rp 55 Ribu, Ini Isinya

Sebanyak 1.000 paket kebutuhan pokok berisi beras medium 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak 1 liter hanya seharga Rp 55 Ribu.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Pemkab Batang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Batang, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tegal dan Bulog cabang Pekalongan mengadakan operasi pasar murah di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (30/11/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Dalam rangka gerakan nasional pengendalian inflasi pangan, Pemkab Batang bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Batang, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tegal dan Bulog cabang Pekalongan mengadakan operasi pasar murah di Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (30/11/2022).

Sebanyak 1.000 paket kebutuhan pokok berisi beras medium 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak 1 liter hanya seharga Rp 55 Ribu.

"Dalam rangka pengendalian inflasi Pemkab, TPID, KPw BI Tegal, dan Bulog cabang Pekalongan berkolaborasi untuk menyediakan bahan pangan pokok masyarakat yang disubsidi, ada 1000 paket untuk warga kurang mampu," tutur Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki.

Lani berharap operasi pasar bisa kembali dilakukan di Kabupaten Batang agar bahan pangan pokok yang dijual cukup murah ini bisa merata dirasakan masyarakat yang kali ini belum mendapatkan kesempatan.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Masih Melanda Jawa Tengah 3 Hari ke Depan, Ini Daerah yang Terdampak

"Dari Bulog pun siap sedia, karena stoknya cukup, wacana kami semoga bisa kembali digelar operasi pasar murah lagi," ujarnya.

Dalam mengendalikan laju inflasi, lanjut Lani Pemkab Batang bersama Forkopimdan dan masyarakat bersama melaksanakan penanaman tanaman cepat panen.

"Ini sudah berjalan, yang sudah ditanam itu seperti cabai, kedelai, jagung yang hasilnya juga dibagikan pada masyarakat, kami juga mengimbau masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangannya untuk menanam tanaman cepan panen," imbuhnya.

Baca juga: Sopir Ngantuk, Mobil Innova Tabrak Pagar Wisma Milik Direktorat Jenderal Pajak di Tegal

Kepala Unit Pelaksanaan Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif dan Syariah (UPPUKIS) KPw BI Tegal, Liana Ciptowati mengatakan upaya kolaborasi bersama pemerintah daerah dengan menggelar operasi pasar murah telah rutin dilakukan sejak Agustus 2022.

"Alhamdulillah KPw BI Tegal melakukan operasi pasar di 7 Kota/Kabupaten wilayah kerja kami bekerjasama dengan TPID, dan Bulog," ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakannya dengan rutin melakukan operasi pasar murah telah memberikan pengaruh yang signifikan pada penurunan.

Baca juga: Temuan Mayat Terbakar di Kaliwadas Kabupaten Tegal, Polisi Kantongi Identitas dan Penyebab Kematian

"Pada September masih cukup tinggi di angka 7,18, Alhamdulillah dengan rutin menggelar operasi pasar murah ada penurunan dan kemarin Oktober turun di angka 6,63."

"Harapannya besok rilis bisa turun lagi, yang mana target pusan plus minus maksimal 5, harapan kami Desember bisa sesuai target yang ditentukan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved