Berita Jepara

Dewan Pengupahan Rekomendasikan UMK 2023 Kabupaten Jepara Naik 7,8 Persen

Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara telah melakukan rapat pleno membahas penghitungan UMK 2023, Kamis (1/12/2022).

TribunPantura.com/Muhammad Yunan Setiawan
Sejumlah perwakilan buruh di Kabupaten menggelar aksi di depan Kantor Bupati, Kamis (1/12/2022) jelang pembahasan penetapam UMK 2023. Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko merekomendasikan ke Pemprov Jateng UMK 2023 naik 7,8 persen. 

TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara telah melakukan rapat pleno membahas penghitungan UMK 2023, Kamis (1/12/2022).

Rapat pleno itu dihadiri semua unsur dewan pengupahan yang terdiri, pemerintah, pengusaha, serikat buruh, dan pakar.

Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko menerangkan, pihaknya telah menyampaikan penghitungan UMK 2023 kepada pihak pengusaha dan buruh.

Penghitungan ini mengacu pada Permenaker Nomo 18 Tahun 2022.

Disampaikan Edy, pihak pengusaha yang diwakili Apindo menolak penghitungan berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022. Apindo meminta penghitungan UMK 2023 mengacu PP Nomor 36 Tahun 2021.

Sementara dari pihak buruh meminta kenaikan tidak boleh di bawah 10 persen.

"Kita dari pemerintah melakukan penghitungan dengan permenaker di angka 7,8 persen. Dengan koefisien alfa paling tinggi 0,3," kata Edy Sujatmiko.

Dengan kenaikan tersebut, UMK 2023 di Kabupaten Jepara sebesar Rp 2.272.626, 63 atau naik Rp 164.223, 52 dari UMK 2022.

Setelah perhitungan ini, Edy Sujatmiko mengatakan akan menyampaikan hasil perhitungan ini kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved