Berita Slawi

Komunitas Tegal Vespa Indonesia Salurkan Bantuan Logistik Bagi Korban Gempa Cianjur

Bantuan dari pemerintah, swasta, dan masyarakat terus mengalir untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Dokumentasi
Komunitas Tegal Vespa Indonesia (TVI) bersiap berangkat ke Cianjur untuk menyalurkan bantuan logistik kepada korban gempa. Pelepasan relawan TVI, dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal, Hendadi Setiaji, dari halaman Kantor Pemkab Tegal beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Bantuan dari pemerintah, swasta, dan masyarakat terus mengalir untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 

Tak terkecuali Komunitas Tegal Vespa Indonesia (TVI) yang menyalurkan bantuan logistik, dan pembangunan mandi cuci kakus (MCK) senilai Rp 15,8 juta. 

Pelepasan relawan TVI ini, dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal, Hendadi Setiaji, dari halaman Kantor Pemkab Tegal beberapa waktu lalu. 

“Saya berpesan, selama disana, mudah-mudahan kawan-kawan relawan Tegal Vespa Indonesia bisa mendarmabaktikan dengan baik tenaga, pikiran, maupun logistiknya. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tegal, saya mengucapkan terimakasih atas kepeduliannya membantu saudara-saudara kita disana,” ujar Hendadi, dalam rilis, Senin (5/12/2022). 

Sementara itu, Ketua TVI, Nur Khisom, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tegal telah membantu kegiatan bakti sosial ini. 

Dirinya pun berharap masyarakat Tegal guyub rukun dan selalu menjaga paseduluran, serta kegotongroyongan sebagai pengamalan sila dan nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, uang donasi sebesar Rp 15,8 juta yang berhasil terkumpul selama empat hari penggalangan dana, sebagian akan dialokasikan untuk membangun fasilitas MCK bagi para korban di pengungsian.

Sedangkan untuk distribusi logistik, lanjut Khisom, pihaknya akan menyesuaikan agenda dan kebijakan posko kebencanaan di sana. 

"Selain membangun MCK, kami juga akan membelanjakan uang donasi tersebut untuk kebutuhan warga korban gempa yang masih tinggal di tenda pengungsian, seperti obat-obatan, pempers, telor asin, ikan asin, mie, dan lainnya," tutup Khisom. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved