Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional

Pasangan Erick Thohir Selalu Unggul di Pilpres 2024

Menteri BUMN Erick Thohir menjadi calon wakil presiden (cawapres) paling potensial untuk dipinang di pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.

Editor: editorbiznis
IST
Menteri BUMN Erick Thohir saat bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam satu acara beberapa waktu lalu 

TRIBUNPANTURA.COM - Menteri BUMN Erick Thohir menjadi calon wakil presiden (cawapres) paling potensial untuk dipinang di pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang. Bukan tanpa alasan, berdasarkan temuan dari berbagai lembaga survei, orang nomor satu di Kementerian BUMN ini selalu menang jika dipasangkan dengan calon presiden (capres) manapun.

Terbaru, terekam dalah hasil survei lemabaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Erick Thohir bisa mengantarkan dua kandidat capres potensial yakni Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi pemenang dalam kontestasi demokrasi mendatang. 

Dari temuan SPIN, duet Ganjar Pranowo dan Erick Thohir memiliki elektabilitas tertinggi di angka 55,8 persen. Angka elektabilitas tersebut berhasil mengalahkan pasangan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. Duet ketum parpol tersebut terekam hanya memiliki elektabilitas sebesar 40,1 persen.

“Bila Prabowo berpasangan dengan Muhaimin dan bertarung dengan Ganjar Pranowo – Erick Thohir maka kompetisi akan dimenangkan oleh Ganjar Pranowo – Erick Thohir,” terang Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara.

Sedangkan di simulasi pilpres milik SPIN lainnya, duet Prabowo Subianto dan Erick Thohir unggul atas pesaingnya yakni Ganjar Pranowo – Airlangga Hartarto. Prabowo Subianto – Erick Thohir unggul dengan elektabilitas sebesar 60,9 persen.

Sedangkan duet Ganjar Pranowo – Airlangga Hartarto hanya mendapatkan elektabilitas sebesar 33,4 persen. 

“Survei juga menemukan bahwa pasangan terkuat bila terjadi hanya ada 2 pasangan calon berkompetisi ditempati oleh Prabowo-Ganjar dan Prabowo-Erick Thohir,” pungkas Igor.

Tambahan informasi, SPIN melakukan survei pada 1-10 Desember 2022 di 34 provinsi Indonesia dengan jumlah responden 1.230. Teknik pengambilan sampel adalah multistage random sampling, margin of error +- 2,8 persen, dan teknik pengambilan data wawancara langsung serta bantuan kuesioner.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved