Berita Tegal

Senin Jadi Hari Apes di Kota Tegal, Banyak Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi, Ini Kata Polisi

Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Tegal sepanjang 2022 mengalami peningkatan sebanyak 29 persen.

Tribunpantura.com/Fajar Bahruddin Achmad
Konferensi pers akhir tahun di Mapolres Tegal Kota, Jumat (30/12/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Tegal sepanjang 2022 mengalami peningkatan sebanyak 29 persen.

Dari catatan kepolisian, kecelakaan lalu lintas mayoritas terjadi pada hari senin dan jam kerja.

Kasus yang terjadi didominasi oleh kendaraan sepeda motor. 

Hal itu terungkap dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar oleh Polres Tegal Kota, Jumat (30/12/2022).

Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, angka kecelakaan lalu lintas tahun ini tercatat sebanyak 379 kasus, sedangkan tahun sebelumnya sebanyak 272 kasus. 

Dari angka tersebut, korban meninggal dunia tahun ini 36 orang, tahun sebelumnya 31 orang.

Korban luka ringan tahun ini sebanyak 404 kasus, tahun sebelumnya sebanyak 295 kasus. 

"Kendaraan paling banyak yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas ini adalah kendaraan sepeda motor," katanya. 

AKBP Rahmad menjelaskan, masyarakat yang terlibat kecelakaan lalu lintas kebanyakan pekerja swasta. 

Kecelakaan lalu lintas juga kebanyakan terjadi hari senin, saat jam-jam kerja atau pagi hari.

Ia menilai, jam sibuk saat masyarakat akan bekerja menjadi waktu paling rawan.

"Karena di Kota Tegal ini, banyak pekerja dari luar daerah yang berdatangan. Begitu juga sebaliknya banyak warga Kota Tegal yang bekerja di Brebes, Slawi ataupun Pemalang," jelasnya.

AKBP Rahmad mengatakan, dalam hal pelanggaran lalu lintas juga mengalami peningkatan pada 2022. 

Tahun ini masyarakat yang terkena tilang tercatat sebanyak 5.465 orang, sedangkan tahun lalu hanya 3.107 orang.

Ia mengimbau, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dalam menaati tata tertib berlalu lintas.

Sehingga hal tersebut akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

"Adanya kesadaran masyarakat ini adalah kunci agar tidak terjadi pelanggaran. Karena pelanggaran ini juga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved