Berita Jateng
Bupati Kudus Hartopo: Area Banjir Jangan Dibuat Bermain
Bupati Kudus HM Hartopo mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus agar tidak bermain di area banjir.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus agar tidak bermain di area banjir.
Hal itu menyusul adanya dua korban tewas setelah tenggelam di area persawahan yang tergenang banjir di Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus.
“Jangan main-main di area banjir. Jangan dibuat bermain,” kata Hartopo, Selasa (3/1/2023).
Imbauan terkait kewaspadaan bencana yang acap kali datang saat musim hujan, kata Hartopo, sudah disampaikan sejak tiga bulan lalu kepada para camat.
Isi imbauan tersebut selain menyangkut banjir juga menyangkut soal bencana tanah longsor.
“Rumah yang rawan longsor harus dievakuasi di tempat saudara atau tempat pengungsian,” kata Hartopo.
Kemudian bentuk persiapan saat bencana, kata dia, yakni meliputi persediaan logistik, dapur umum, maupun obat-obatan.
Sementara data BPBD sampai pada 3 Januari 2023 pukul 10.30 WIB, banjir di Kabupaten Kudus kian meluas menjadi 22 desa yang tersebar di lima kecamatan.
Sebelumnya banjir menggenangi 17 desa yang tersebar di empat kecamatan.
Kemudian untuk pengungsi pun juga melonjak menjadi 771 jiwa yang tersebar di 9 posko pengungsian.
Sebelumnya pengungsi banjir di Kabupaten Kudus jumlahnya 643 jiwa.
Kemudian untuk lahan persawahan yang tergenang banjir juga kian meluas menjadi 8.811 hektare.
Sehari sebelumnya data BPBD mencatat lahan persawahan yang terendam banjir yakni seluas 8.511 hektare.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Penyisiran-dan-Penyelaman-di-Sawah-terg.jpg)