Liga 2 2022

Kompetisi Liga 2 Dihentikan, Ini Respon CEO Persekat Tegal

CEO Persekat, Haron Bagas Prakosa, merespon santai dan menuturkan tidak masalah (no problem) dengan pengjentian Kompetisi Liga 2.

TribunPantura.com/Desta Laila Kartika
Pertandingan minggu keempat Liga 2 2022/2023 antara Persekat Tegal (jersey putih) melawan Nusantara United FC (jersey kuning), berlokasi di Stadion Trisanja Slawi, Kabupaten Tegal, Sabtu (17/9/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Menanggapi hasil rapat komite eksekutif (Exco) PSSI yang memutuskan untuk menghentikan kelanjutan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023, CEO Persekat, Haron Bagas Prakosa, merespon santai dan menuturkan tidak masalah (no problem) dengan hal tersebut. 

Adapun maksud dari "no problem" di sini, Bagas mengaku sudah ada pemikiran kompetisi diberhentikan, karena dari awal Liga 1 sudah mengeluarkan statemen bahwa tidak akan ada degradasi. 

"Sehingga, jika tidak ada degradasi ya ngapain Liga 2 digelar. Karena dengan begitu, siapapun yang memuncaki di Liga 2 tidak bisa maju untuk promosi di Liga 1. Jadi ya kami dari Persekat responnya no problem, artinya kami hanya bermasalah dengan kontrak pemain," ungkap Bagas, Jumat (13/1/2023).

Membahas kontrak pemain Persekat Tegal, Bagas menjelaskan dari manajemen sudah melakukan kontrak sampai akhir Desember 2022 atau kompetisi berakhir.

Mengingat akhir Desember sudah dilewati dan kompetisi juga tidak dilanjutkan, maka semua kewajiban manajemen Persekat Tegal terkait kontrak kepada para pemain sudah selesai. 

Tapi Bagas menuturkan, pihaknya sedang melakukan proses pendekatan kepada pemain Persekat khususnya yang masih muda, berpotensi, dan memiliki loyalitas untuk melanjutkan kontrak sampai musim Liga yang akan datang.

"Jadwal latihan ya tidak ada alias off. Karena fokus kami saat ini memilah pemain yang kira-kira bisa diperpanjang kontraknya, dengan ikatan gaji ya 10 persen selama pertandingan atau Liga belum dilaksanakan. Semisal mau, ya tandatangan kontrak dan tiap bulan dapat 10 persen dari gaji," jelasnya. 

Selain beberapa upaya tersebut, dikatakan Bagas saat ini pihaknya juga sedang fokus mempersiapkan pra kongres biasa dan kongres luar biasa di Jakarta.

Sedangkan kongres luar biasa, rencananya akan berlangsung pada Februari 2023 mendatang. 

"Kedepannya kami fokus untuk mempersiapkan diri. Ya semoga ketua umum PSSI terpilih nantinya bisa lebih memiliki visi maju, dan visi bisnis yang bagus. Sehingga tidak kacau seperti yang kemarin-kemarin. Seperti subsidi selalu telat, subsidi tidak dibayarkan sepenuhnya, dan lain-lain. Mengingat beberapa hal tadi juga cukup menyakitkan untuk kami di grup," ujar Bagas.

Bagas menambahkan, saat ini Persekat Tegal sedang off dari kegiatan latihan, semua pemain juga dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Tapi dari sisi manajemen tetap bekerja menyusun strategi untuk musim kompetisi selanjutnya, sambil persiapan menghadiri kongres luar biasa, karena Persekat Tegal menjadi salah satu voter.

"Iya, tim Persekat Tegal sedang off dan para pemain sudah dipulangkan ke daerah masing-masing. Tapi dari sisi manajemen kami tetap bekerja menyusun strategi, untuk menghadapi kompetisi selanjutnya," tutup Bagas. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    19
    12
    3
    4
    32
    25
    6
    39
    2
    Persija Jakarta
    20
    11
    5
    4
    27
    11
    10
    38
    3
    PSM Makasar
    20
    10
    8
    2
    35
    8
    19
    38
    4
    Madura United
    20
    11
    3
    6
    26
    14
    8
    36
    5
    Bali United
    20
    11
    2
    7
    44
    21
    14
    35

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved