Berita Regional

2023, Penjualan Daihatsu Wilayah Jateng dan DIY Ditargetkan Capai 20 Ribu Unit

Penjualan mobil Daihatsu di Wilayah Jateng dan DIY ditargetkan mampu mencapai angka 20 ribu unit pada tahun 2023 ini.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: m zaenal arifin
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Dokumentasi - Daihatsu Rocky, mobil Daihatsu di kelas low SUV atau SUV resmi diperkenalkan di Jawa Tengah, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Penjualan mobil Daihatsu di Wilayah Jateng dan DIY ditargetkan mampu mencapai angka 20 ribu unit pada tahun 2023 ini.

Dikatakan Kepala Wilayah Astra Daihatsu Jawa Tengah dan DIY, Ferry, pihaknya optimistis mampu mencapai target itu seiring dengan tren peningkatan penjualan tiap tahunnya disusul dengan produk-produk baru yang dikeluarkan.

"Tahun 2023, penjualan (Daihatsu) wilayah Jateng dan DIY kami targetkan sekitar 20 ribu unit," katanya di Semarang, Senin (16/1/2023).

Ferry lebih lanjut menyebutkan, pihaknya sendiri tidak memungkiri bahwa isu resesi tahun 2023 yang menghantui cukup mengganggu, di mana hal itu menjadi kekhawatiran dan juga kehati-hatian berbagai pihak.

Namun Demikian, menurutnya, hal itu tak menjadi alasan industri otomotif untuk pesimis dalam meningkatkan penjualan tahun ini.

"Indikator pertama di sektor otomotif adalah mobil komersil first entry seperti Gran Max, UMKM yang langsung terdampak. Jadi ketika kemarin pandemi atau resesi, itu langsung terlihat di kita punya (produknya)."

"Penjualan Gran Max meningkat ketika kemarin recovery atau postpandemi. Itu kita lihat ekonomi di Jateng mulai bangkit, terlihat dari penjualan Gran Max mulai meningkat karena usaha mulai pulih. Barometernya ada di Gran Max," ujarnya.

"Tahun 2023, prediksi kami pakai moderat. Kami tidak berani bilang optimistis lebih baik ataupun pasti. Namun kami tetap hati-hati seperti anjuran Menteri dan Presiden."

"Kami juga tidak pesimis karena sebetulnya Indonesia selalu bisa melewati, seperti saat pandemi lalu. Kita harus optimistis bisa lewati apapun dan bisa survive," tambahnya.

Di sisi lain Ferry menyebutkan, sepanjang tahun 2022 lalu penjualan Daihatsu di wilayah Jateng dan DIY tercatat sekitar 18.000 unit dengan kisaran per bulan mencapai 1.500 unit.

Total itu merupakan penjualan ritel dari 12 cabang.

Menurut Ferry, total ini mengalami kenaikan dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Ferry menyebutkan, tingginya penjualan Daihatsu Jateng dan DIY tahun 2022 sendiri utamanya ditopang penjualan Gran Max yang mencapai 40 persen.

Adapun kontributor terbesar kedua yakni mobil di segmen LCGC, yaitu Ayla dan Sigra yang mencapai 30 persen.

Sedangkan sisanya 30 persen, merupakan akumulasi dari tipe-tipe lainnya.

Menurut dia, Grand Max menjadi kontributor penjualan di Jawa Tengah karena mobil pikap tersebut menjadi indikator geliatnya UMKM.

"Kami ada dua segmen, passanger dan commercial. Untuk di commercial-nya, tetap di Gran Max karena sudah kepercayaan masyarakat Jateng, menjadi indikator UMKM. Mereka (pelaku UMKM) butuh mobil angkutan untuk mengakomodir semuanya."

"Kemudian segmen passanger tetap di LCGC Ayla dan Sigra. Kami sebutnya mobil yang masih value for money, artinya masih bisa dijangkau segmen hari ini. Apalagi harga bensin naik, orang inginnya cari mobil irit, bensinnya irit, (pilihnya) mobil LCGC," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved