Berita Jateng

Waspada! Banjir Rob di Pesisir Pantai Utara Jawa Tengah Diprediksi Terjadi Pada 21-28 Januari 2023

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan potensi banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah pada 21-28 Januari 2023.

IST
Potret rob yang melanda di Pesisir Pantai Utara Kota Pekalongan. Terpantau masih aman dengan dengan ketinggian gelombang rata-rata 0,8 meter. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan potensi banjir rob di pesisir utara Jawa Tengah pada 21-28 Januari 2023.

Banjir rob itu, kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim, Eko Prasetyo terjadi lantaran adanya fenomena super new moon alias fase bulan baru.

"Bersamaan dengan perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 21 Januari 2023 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum," kata Eko dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (17/1/2023).

Berdasarkan data BMKG, gelombang pasang air laut besar juga berpotensi terjadi di 23 pesisir Indonesia namun memiliki perbedaan waktu.

Baca juga: Klub Liga 2 Nusantara United Akhirnya Bubarkan Tim, Ini Penyebabnya

"Potensi banjir pesisir (rob) ini mengalami perbedaan waktu di tiap-tiap wilayah di Indonesia," tambahnya.

Untuk wilayah pesisir utara Jawa Tengah, rob berpotensi terjadi pada 21-28 Januari 2023.

Lalu, pesisir Jawa Barat pada 17-19 Januari 2023.

Adapun untuk pesisir Jawa Timur diprakirakan mengalami rob pada 18-25 Januari 2023.

Pihaknya juga menambahkan jika aktivitas warga di sekitar pelabuhan dan pesisir seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat bakal terdampak oleh rob.

Baca juga: Wagub Jateng Taj Yasin Ajak Kolaborasi Pelajar Muhammadiyah Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

"Secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir," terangnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga guna mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut.

"Selalu update informasi cuaca maritim dari BMKG," sambungnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved