Berita Jateng

Pengusaha Wisata Rugi Puluhan Juta karena Air Bah Terjang Sungai Rahtawu Kudus

Intensitas hujan yang tinggi, menyebabkan air bah menerjang di Sungai Rahtawu, akibatnya para pelaku usaha wisata

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muh radlis
TRIBUNMURIA/Rezanda Akbar D
Kerangka Gazebo milik Ngatri yang terseret Air Bah dari Sungai Rahtawu Kudus 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Intensitas hujan yang tinggi, menyebabkan air bah menerjang di Sungai Rahtawu, akibatnya para pelaku usaha wisata mengalami kerugian materil hingga jutaan rupiah.

Para pelaku usaha wisata Rahtawu bergantung dengan keindahan alam dan sensasi makan ditengah sungai.

Namun, saat hujan yang deras membuat beragam properti wisata hanyut terbawa arus.


Beberapa barang diantara seperti gazebo, meja dan kursi makan, hingga jembatan buatan.


Ngatri sebagai satu diantara pelaku usaha wisata di Rahtawu menceritakan awal mula air bah melahap barang-barang miliknya.


"Hujannya seharian, dari siang jam 13.00WIB sampai jam 22.00 WIB itu buat arus sungainya deras sekali, gazebo, meja kursi makan sama jembatan itu hanyut," ucapnya Kamis (26/1/2023).


Ngatri pun merinci biaya kerugian yang disebabkan limpasan air sungai Rahtawu.


"Ada 10 Gazebo yang hanyut itu sekitar Rp20juta-an dan jembatan kayu yang saya buat sekitar Rp 10 juta-an," urainya.


Sementara itu, Kepala Desa Rahtawu, Didik Ariyadi menceritakan bahwa kondisi sungai Rahtawu bila diterjang hujan dengan intensitas tinggi selama dua jam biasa luber.


"Arus airnya pasti deras, warga sudah tahu kalau hujan deras sampai dua jam gitu.

Tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," tuturnya.

Sumber: Tribun Jateng

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved