Rabu, 29 April 2026

Berita Jateng

Alumni Tolak Perubahan Nama SMP Diponegoro 3 Jadi SMP Al Azhar Banyumas

Puluhan alumni SMP Diponegoro 3 Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas  menyatakan sikap penolakan

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
Puluhan alumni SMP Diponegoro 3 Kedungbanteng saat melakukan aksi penolakan perubahan nama almamaternya menjadi SMP Al-Azhar, Minggu (5/2/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, BANYUMAS - Puluhan alumni SMP Diponegoro 3 Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas  menyatakan sikap penolakan perubahan nama almamaternya menjadi SMP Al-Azhar, Minggu (5/2/2023).


Sikap penolakan dilakukan dengan cara memasang sejumlah spanduk di depan sekolah tersebut.

Tulisan spanduk itu antara lain:

Kami alumni SMP Diponegoro 3 Menolak Pergantian Nama Sekolah.

Pokoke SMP Diponegoro Selawase.

Ora Kepengin Ganti, Tetep Istikomah SMP Diponegoro 3.

Aku Ora Ngerti Al Azhar, Ngertiku SMP Dipoengara 3 Wis Melekat Neng Ati.

SMP Diponegoro 3 Tetep SMP Diponegoro 3.

SMP Diponegoro 3 Kedungbanteng Sampai Kapanpun Tetap SMP Dipoengara 3, Tidak Berubah dengan Nama Lain.

Mati Urip Selawase, Tetep SMP Diponegoro 3 Kedungbanteng.

Salah seorang alumni SMP Diponegoro 3 Kedungbanteng, Darsono yang ikut turun di lokasi pemasangan spanduk mengatakan, apa yang dilakukaan alumni tidak ada hubungannya dengan Yayasan Al Azhar.

"Kami ingin memperjuangkan dan mempertahankan nama almamater kami.

SMP Diponegoro 3 Kedungbanteng, ya tetap Diponegoro 3 Kedungbanteng," ujar Darsono, alumni angkatan 1988, kepada Tribunbanyumas.com.

Pihaknya mengaku sangat kehilangan almamater apabila SMP Diponegoro 3 berubah menjadi SMP Al Azhar.

Sebelumnya, aksi pemasangan spanduk penolakan dilakukan sejumlah warga nahdliyin (Nahdaltul Ulama) Kedungbanteng Kamis (2/2/2023).

Penolakan tersebut dipicu oleh rencana Pengurus Yayasan Al-Hidayah Purwokerto yang akan merubah SMP Diponegoro 3 menjadi SMP Al-Azhar 60.

Hal itu merupakan tindak lanjut dari MoU antara Yayasan Al-Hidayah dengan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar Jakarta, yang ditandatanagani oleh masing-masing ketua yayasan pada 3 Januari 2023.

Pada perjalanannya, rencana perubahan nama SMP Dipogero 3 Kedungbanteng menjadi SMP Al-Azhar mendapat resistensi dan penolakan keras, bukan saja dari kaum nahdliyin namun juga kalangan alumni sekolah setempat.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved