Jumat, 15 Mei 2026

Berita Jateng

Yogi Diduga Tewas Tersambar Petir saat Menggembala Bebek di Sawah

Seorang penggembala bebek di Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
Polisi dan warga saat akan memakamkan seorang penggembala bebek di Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas di persawahan desa setempat karena tersambar petir, Kamis (4/5/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, PURBALINGGA - Seorang penggembala bebek di Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas di persawahan desa setempat, Kamis (4/5/2023).

 

Korban diduga meninggal akibat tersambar petir.


Kapolsek Rembang, Iptu Khaliman mengatakan korban bernama Yogi Suhendra (28) warga Desa Wlahar RT 5 RW 1, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.


"Korban ditemukan pertama kali oleh saksi yang sedang mencari keberadaannya. 


Karena sejak siang menggembala bebek belum juga pulang," jelas kapolsek kepada Tribunbanyumas.com.


Berdasarkan keterangan saksi bernama Hadi Sutarmo (45) sebelum kejadian korban berangkat menggembala bebek pada pukul 14.00 WIB.


Namun hingga pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung pulang. 


Saksi kemudian mencari keberadaan korban di persawahan desa setempat. 


Korban ditemukan dalam posisi tergeletak. 


Saat dilakukan pengecekan diketahui korban sudah meninggal dunia.


Polisi dari Polsek Rembang dan Inafis Polres Purbalingga yang datang kemudian melakukan pemeriksaan. 


Selanjutnya bersama petugas medis melakukan pemeriksaan jenazah.


Kapolsek menambahkan hasil pemeriksaan jenazah tidak ditemukan tanda penganiayaan. 


Ditemukan sejumlah luka bakar pada punggung belakang dan pinggang belakang.


Diduga korban tersambar petir saat menggembala bebek.


"Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved