Kamis, 16 April 2026

Berita Nasional

Kuasai Bursa Cawapres, Erick Thohir Bersaing Dengan Nama Lama

Menteri BUMN Erick Thohir semakin potensial sebagai sosok calon wakil presiden (cawarpes) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024

Editor: editorbiznis
IST
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNPANTURA.COM - Menteri BUMN Erick Thohir semakin potensial sebagai sosok calon wakil presiden (cawarpes) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Peneliti Senior Litbang Kompas, Bestian Nainggolan dalam tulisan Analisis Litbang Kompas Prospek Erick Thohir di Tengah Perburuan Cawapres mengungkapkan sosok menteri andalan dan kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mampu bersaing dengan nama – nama lama dari hasil berbagai lembaga survei.

Seperti halnya dalam hasil survei Litbang Kompas pada Februari lalu, di mana Erick Thohir berada di posisi ke tujuh bursa cawapres dengan elektabilitas sebesar 3,1 persen. Namun dalam survei ini masih menyertakan para capres seperti Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di dalam bursa cawapres.

“Merujuk pada berbagai survei opini publik yang dilakukan Litbang Kompas, misalnya, arena politik yang mulai dikuasai Erick Thohir, khususnya dalam posisi sebagai cawapres, semakin meluas,” terang Bestian.

Ketika ketiga nama capres tersebut dicabut, maka nama Erick Thohir bersaing dengan nama – nama politisi lama. Nama – nama adalah Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

“Jika sosok Ganjar, Prabowo, dan Anies dikeluarkan dari preferensi publik sebagai cawapres, Erick Thohir menjadi cawapres pilihan setelah Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, dan Agus Harimurti Yudhoyono,” imbuhnya.

Menariknya, posisi cawapres Erick Thohir semakin potensial ketika dipasangkan dengan para capres. Seperti halnya ketika dipasangkan dengan Ganjar Pranowo, elektabilitas menteri andalan dan kepercayaan Presiden Jokowi ini meningkat menjadi 8,6 persen.

“Jika berpasangan dengan Ganjar, misalnya, dari semula hanya elektabilitas Erick Thohir hanya 2,3 persen dirujuk pada survei terakhir menjadi 8,6 persen,” ujar Bestian.

Tak hanya bersama Ganjar Pranowo, ketika dipasangkan dengan Prabowo Subianto pun elektabilitas cawapres Erick Thohir terekam meningkat. Elektabilitas cawapres Eks Presiden Inter Milan ini meningkat dari 1,4 persen menjadi 4,9 persen.

Bestian mengatakan peningkatan elektabilitas ini menandakan penerimaan publik terhadap Erick Thohir terus meningkat menjelang Pilpres 2024 mendatang.

“Begitu pula jika berpasangan dengan Prabowo, melonjak dari semula 1,4 persen menjadi 4,9 persen. Semua ini, menunjukkan adanya perluasan penerimaan masyarakat terhadap Erick Thohir sebagai cawapres,” pungkas Bestian.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved