Berita Regional
Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Selatan Jateng, Jabar dan DIY Hingga Senin Besok
BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap kembali memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi hingga 4 meter.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: m zaenal arifin
TRIBUNPANTURA.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tunggul Wulung Cilacap kembali memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi hingga 4 meter.
Gelombang tinggi itu berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan dan juga di Perairan Selatan Jawa Tengah, Jawa Barat dan DIY.
BMKG memperkirakan gelombang tinggi itu akan terjadi selama dua hari yakni sejak Sabtu (3/6) mulai pukul 07.00 WIB hingga Senin (5/6) pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Cilacap Liesda Dwi Kartika menyebut, daerah-daerah yang diperkirakan terjadi gelombang tinggi seperti di wilayah samudera hindia selatan Jawa Barat meliputi Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.
Kemudian di samudera hindia selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo.
"Juga berpotensi terjadi di samudera hindia selatan Yogyakarta," kata Liesda, Sabtu (3/6).
Sementara itu di perairan selatan Jawa Barat, gelombang tinggi menghantui perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.
Terjadi pula di perairan selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan DIY.
Adapun penyebabnya yakni karena angin berhembus cukup kencang.
"Saat ini pola angin di Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin 5-20 knot," ungkap Liesda.
Dengan adanya peringatan potensi gelombang tinggi tersebut, maka BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.
"Kami juga menghimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca maritim BMKG," imbaunya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.