Jumat, 29 Mei 2026

Berita Nasional

Sukses Benahi BUMN, Elektabilitas Cawapres Erick Thohir Melejit

Kesuksesan pembenahan BUMN membuat elektabilitas menteri andalan dan kepercayaan Presiden Joko Widodo

Tayang:
Editor: editorbiznis
IST
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNPANTURA.COM - Menteri BUMN Erick Thohir dinilai sukses melakukan pembehan BUMN. Kesuksesan pembenahan BUMN membuat elektabilitas menteri andalan dan kepercayaan Presiden Joko Widodo ini menempati peringkat pertama dalam bursa Calon Wakil Presiden (Cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Berdasarkan hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia pada bulan Mei, Erick Thohir mendapatkan elektabilitas tertinggi dengan angka 15,5 persen. Faktor terbesar tingginya angka elektabiltas karena Erick Thohir berhasil membenahi BUMN. 

“Dengan posisi sekarang sebagai menteri BUMN, pembenahannya terus dilakukan dan sekarang hasilnya sudah mulai nampak,” kata Pengamat Politik Universitas Diponegoro, Turtiantoro

Salah satu faktor menguatnya elektabilitas Erick Thohir disinyalir karena banyak pemilih rasional menjatuhkan pilihannya kepada Ketua PSSI tersebut. Dampak keberhasilan Erick Thohir membenahi BUMN pun dikatakan turut dirasakan oleh masyarakat.

Seperti halnya, program – program dari Kementerian BUMN yang semakin gencar menyasar masyarakat kalangan bawah. Program ini di antaranya adalah KUR, Mekaar, Makmur, Santri Makmur, Santripreneur, Pesantrenpreneur, Pertashop, Talenta Wirausaha BSI, Merah Putih Fund, Sembrani Fund dan Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM). 

Kemudian dalam skala makro, Erick Thohir berhasil membenahi Kementerian BUMN agar menjadi lebih untung dari sebelumnya. Terekam BUMN mencetak laba sebesar Rp303 triliun pada tahun 2022. 

Laba tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang berkisar Rp124triliun. Berbanding lurus dengan tingginya laba, dividen yang disetorkan BUMN kepada pemerintah juga meningkat menjadi Rp80 triliun. Pembagian dividen tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah.

Berbagai keberhasilan di Kementerian BUMN ini tentunya menyita perhatian dari para pemilih rasional yang ada di Indonesia. Mengingat para pemilih rasional ini menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak dan keberhasilan seorang pemimpin yang masuk dalam bursa capres ataupun cawapres.

“Di masyarakat itu kan ada sebagian dan porsinya cukup besar pemilih pemilih rasional, nalarnya dipakai. Kecenderungannya pemilih rasional ini bisa jadi ke Erick Thohir,” pungkas Turtiantoro.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved