Rabu, 27 Mei 2026

Berita Pekalongan

DPRD Kota Depok Studi Tiru KUA-PPAS Kabupaten Pekalongan

Dalam rangka mendapatkan data dan informasi terkait dengan rancangan perubahan kebijakan umum anggaran

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
IST
DPRD Kota Depok saat berkunjung ke Pemkab Pekalongan. 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Dalam rangka mendapatkan data dan informasi terkait dengan rancangan perubahan kebijakan umum anggaran (KUA) pendapatan dan belanja daerah dan rancangan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan tindak lanjut atas rekomendasi DPRD hasil pembahasan perubahan KUA dan perubahan PPAS, DPRD Kota Depok melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Pekalongan.


Dalam sambutannya, Ketua rombongan DPRD Kota Depok Tajuddin Tabri yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari Fraksi Golkar, mengungkapkan, tujuan kedatangan mereka selain sebagai silaturahmi, juga ingin menyerap informasi dari Kabupaten Pekalongan berkenaan dengan pelaksanaan KUA dan PPAS.


"Kunjungan ini merupakan tindak lanjut, atas rekomendasi DPRD hasil pembahasan perubahan KUA dan perubahan PPAS, DPRD Kota Depok," kata Tajuddin Tabri Wakil Ketua DPRD Kota Depok, saat memberikan sambutan di aula lantai 1 kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Senin (19/6/2023).


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Pekalongan Fadia Arafiq belum bisa menyambut kedatangan tamu dari DPRD Kota Depok, karena ada tugas lain yang tidak bisa ditinggalkan.


Pada kesempatan tersebut, pihaknya menampilkan selayang pandang tentang Kabupaten Pekalongan, dan mengungkapkan bahwa dalam perencanaan dan penganggaran, Pemkab Pekalongan berproses sesuai dengan aturan, yaitu dimulai dari proses Musrenbang yang selesai pada September 2022 lalu, hingga penyusunan RKPD, dan di bulan Juni sudah masuk finalisasi RKPD dengan menggunakan SIPD, serta sudah sesuai dengan target pra KUA PPAS 2024.


"Secara teknis nanti kita diskusi, mengalir saja. Karena saya yakin, secara regulasi kita sama cuman nanti pemahaman dan pelaksanaan mungkin berbeda.

Karena, Kota Depok pasti resourcesnya, anggarannya lebih banyak, DAU, DAK, dan PAD nya saya yakin juga lebih banyak di bandingkan dengan kami," katanya.


Akbar menyampaikan terimakasih kepada tamu dari DPRD Kota Depok, dan menyarankan kepada para tamu untuk jangan lupa membeli cinderamata batik asli Kabupaten Pekalongan.

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved