Senin, 25 Mei 2026

Berita Pekalongan

QRIS di 1000 Tempat Ibadah Dilaunching, Permudah Warga Berdonasi

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA/Indra Dwi Purnomo
BI Tegal saat launching QRIS 1000 tempat ibadah di Klenteng PO An Thian, Kota Pekalongan, Minggu (18/6/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pekalongan melaksanakan launching QRIS 1000 tempat ibadah.


Launching QRIS 1000 tempat ibadah, di selenggarakan di Klenteng PO An Thian, Kota Pekalongan, Minggu (18/6/2023).


Kegiatan ini merupakan komitmen Bank Indonesia Tegal dalam rangka percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, salah satunya digitalisasi tempat ibadah.


"Masyarakat dapat berdonasi secara digital dengan cepat, murah, mudah, aman dan handal (CeMuMuAH)," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal M Taufik Amrozi.


Taufik mengungkapkan, setelah kegiatan launching QRIS 1000 tempat ibadah, selanjutnya dilaksanakan kegiatan pawai bersamaan dengan kirab akbar ritual dan budaya yang dihadiri lebih dari 8000 masyarakat Kota Pekalongan. 


"Bank Indonesia berpartisipasi dalam kirab akbar dengan menampilkan tidak hanya QRIS tempat ibadah, namun juga berbagai sinergi flagship Bank Indonesia seperti Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, Gernas Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gernas Bangga Wisata di Indonesia Aja," ungkapnya.


Pihaknya menambahkan, berbagai kegiatan tersebut bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang pembayaran digital dan mencapai target 45 juta pengguna QRIS serta 1 milliar volume transaksi.


Sementara itu, asisten 1 Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Susilo, menyatakan kegiatan kirab akbar ritual dan budaya menambah keragamanan terwujudnya kebhinekaan di Kota Pekalongan.


Menurutnya, ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Pekalongan sangat toleran dan menghargai perbedaan agama, suku, dan ras.


"Kita ketahui bersama, berdirinya bangunan yang kokoh terdiri atas unsur dan material yang berbeda sesuai dengan unsur tersebut saling memahami posisinya dan tidak pernah ingin menonjol," katanya.


Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dengan menciptakan situasi yang kondusif, aman dan tentram, serta lancar.


"Dengan adanya lingkungan kondusif, Masyarakat bisa bekerja mencari nafkah dengan baik dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga masing-masing, Sehingga roda perekonomian bisa berputar," tambahnya.

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved