Berita Nasional
Citra Institute Nilai Erick Thohir Cawapres untuk Hadapi Tantangan Zaman
Menghadapi Pemilu 2024, Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres)
TRIBUNPANTURA.COM - Menghadapi Pemilu 2024, Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang dibutuhkan negara dan masyarakat Indonesia ke depannya. Pasalnya, kepemimpinan menteri andalan dan kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang adaptif terhadap perubahan tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan zaman.
"Tantangan zaman ke depan ini kan sudah sangat kompleks ya, Erick Thohir saya kira, berpotensi mampu untuk hadapi itu ya ketika nanti menjabat jadi Cawapres," kata Yusak.
Diketahui, ada beberapa tantangan utama ke depan untuk Indonesia seperti pendidikan global, perubahan tatanan kehidupan sosial, kependudukan, ketenagakerjaan, dan era digital yang berkembang pesat. Menurut Yusak, Erick Thohir memiliki kompetensi untuk menghadapi berbagai tantangan zaman tersebut.
"Erick Thohir ini menghadirkan style kepemimpinan publik yang berwawasan global dan visioner untuk menjawab tantangan zaman ke depan," ujar Yusak.
Hal itu dibuktikan melalui program kerja Erick Thohir yang mengarah kepada masa depan Indonesia. Misalnya di tubuh Kementerian BUMN, ia membuat program bernama BUMN Muda sebagai salah satu upaya dalam membangun kepemimpinan yang berkelanjutan.
Program lainnya juga terdapat ajang Indonesia Digital Tribe, Santripreneur, Pesantrenpreneur, Santri Magang, Merah Putih Fund, Talenta Wirausaha BSI dan Beasiswa BUMN. Terlihat, dari program-program tersebut untuk menjawab tantangan di masa depan untuk anak muda Indonesia.
Tak hanya itu saja, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah ini berhasil menggerakkan ekonomi masyarakat dan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Ia sukses dalam mendorong UMKM Indonesia dengan memfasilitasi para pelaku melalui Pasar Digital (PaDi) UMKM, KUR dan Mekaar.
Untuk di PSSI, eks Presiden Inter Milan ini tengah memberdayakan pemain sepak bola muda Indonesia agar memiliki jam terbang tinggi di pentas internasional. Ditambah, ia juga sedang berusaha agar pembinaan pemain bola usia dini dimulai dari U-10, yang memiliki tujuan untuk mencetak generasi emas dunia sepak bola Indonesia agar bisa berlaga di Piala Dunia 2038 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Menteri-BUMN-Erick-Thohirfdsftrfdc.jpg)