Kamis, 28 Mei 2026

Ibadah Haji 2023

Data Terbaru, 46 Jemaah Haji Asal Jateng dan DIY Meninggal di Arab Saudi, Mayoritas Lansia

Jemaah haji asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang meninggal dunia di Arab Saudi terus bertambah.

Tayang:
Istimewa
Jemaah Haji asal Jateng dan DIY saat beristirahat di sela-sela pelaksanaan haji. 

TRIBUN-PANTURA.COM, BOYOLALI – Jemaah haji asal Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang meninggal dunia di Arab Saudi terus bertambah.

Data terakhir per (1/7/2023) pukul 06.00 WIB jumlah jemaah haji yang meninggal mencapai 45 orang. Pada (30/6) ada penambahan tiga jemaah yang meninggal dunia.

Kabupaten Demak dan Kota Semarang 5 jemaah, disusul dari Kabupaten Kebumen sebanyak 4 jemaah meninggal dunia.

Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarksi Solo, Gentur Rahma mengatakan mayoritas jemaah yang meninggal berusia lanjut usia (lansia).

Dari total 45 jemaah yang meninggal hanya ada tujuh orang yang tidak lansia. Sisanya merupakan lansia. Jemaah paling muda yang meninggal berusia 46 dan paling tua berusia 97 tahun.

Gentur mengatakan kepada jemaah yang meninggal dunia seluruhnya di bakdal haji oleh petugas PPIH Arab Saudi.

Satu jemaah dimakamkan di Kabupaten Cilacap karena meninggal dunia saat dirawat di RSUD dr. Moewardi Surakarta. Sisanya dimakamkan di Arab Saudi.

"Jemaah terakhir yang meninggal dunia pada (30/6) ada tiga jemaah. Meninggal dunia di RSAS berasal dari Rembang, Karanganyar dan Sleman," kata Gentur, Sabtu (1/7/2023).

Lebih lanjut Gentur mengatakan penyebab meninggalnya para jemaah berbeda-beda, kebanyakan merupakan penyakit jantung dan infeksi luas.

Sementara itu, untuk diketahui jemaah haji akan mulai tiba di Embarkasi Solo (5/7/2023) mendatang dan paling akhir pada dari kloter 99 pada (3/8/2023) mendatang. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved