Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banjarnegara

Meletus, Kawah Sileri Dieng Semburkan Lumpur Setinggi 50 Meter, Radius Aman Sejauh 500 Meter

Dataran Tinggi Dieng kembali menjadi sorotan setelah Kawah Sileri mengeluarkan semburan lumpur setinggi 50 meter.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Imah Masitoh | Editor: m zaenal arifin
Tribunpantura.com/Imah Masitoh
Wisatawan berjalan di sepanjang jembatan kayu menikmati suasana di Kawah Sikidang Dieng, Banjarnegara, Kamis (29/8/2024). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BANJARNEGARA - Dataran Tinggi Dieng kembali menjadi sorotan setelah Kawah Sileri mengeluarkan semburan lumpur setinggi 50 meter pada Senin (6/1/2025) pukul 10.58 WIB.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Surip, mengonfirmasi bahwa semburan tersebut merupakan letusan kecil tanpa indikasi gas berbahaya.

"Benar ada letusan kecil, hanya semburan lumpur saja. Dari pantauan di lapangan, tidak terdeteksi adanya gas yang sangat berbahaya di udara," ujar Surip.

Meski berstatus waspada, Kawah Sileri tetap dapat dikunjungi wisatawan dengan radius aman sejauh 500 meter, sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi.

Kawah yang berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman penduduk ini tercatat telah mengalami dua letusan dalam kurun waktu kurang dari sebulan.

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Fortuner Terjun Jurang di Jalur Batang-Dieng

Sebelumnya, letusan serupa terjadi pada 18 Desember 2024, dengan semburan lumpur mencapai 100 meter.

"Letusan kali ini lebih kecil dibanding sebelumnya, hanya sekitar 50 meter," jelas Surip.

Pengawasan Intensif

Pihak Pos Pengamatan Gunung Api Dieng terus melakukan pemantauan intensif terhadap Kawah Sileri dan 25 kawah aktif lainnya di kawasan Dieng selama 24 jam. 

Meski sulit diprediksi, Surip menambahkan bahwa faktor cuaca, seperti curah hujan yang tinggi, dapat memicu sedimentasi di kawah sehingga meningkatkan risiko semburan lumpur.

"Kami terus memantau semua kawah aktif. Saat ini hanya Kawah Sileri yang berstatus waspada, sementara kawah lainnya masih aman," tegasnya.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Wonosobo-Dieng, Libatkan 3 Kendaraan, Ini Kronologinya

Surip mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada, mengikuti aturan radius aman, dan memperhatikan informasi terbaru dari pihak berwenang.

"Kawah Sileri dan Kawah Timbang memang rutin meletus, tetapi setiap kawah memiliki karakteristik berbeda. Kami pantau perkembangan lebih lanjut," pungkasnya.

Aktivitas vulkanik Kawah Sileri menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya alam di kawasan wisata.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak terkait untuk menjaga keselamatan. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved