Minggu, 26 April 2026

Berita Slawi

Lahan Kosong di Desa Buniwah Bojong Disulap Jadi Taman Bunga Mini

Pemerintah Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, memiliki ide kreatif dalam mempercantik desanya

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Kondisi saat ini di Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, beberapa lokasi sudah disulap menjadi taman bunga mini. (ISTIMEWA) 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI – Pemerintah Desa Buniwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, memiliki ide kreatif dalam mempercantik desanya, salah satunya adalah menyulap lahan kosong atau lahan tak produktif menjadi taman bunga mini.

Alhasil dari 12 Rukun Tangga (RT) yang ada di Desa Buniwah, saat ini memiliki taman bunga mini sendiri.

Ide gagasan ini diprakasai oleh Ketua PKK Desa Buniwah, Sawitri Satyawati, selaku istri kepala desa setempat.

Menurut Sawitri, ide tersebut muncul karena di Desa Buniwah sendiri tidak memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk membuat taman bunga mini.

Mbappe Sindir Para Penikmat Bola, Setelah Lyon Singkirkan Manchester City di Liga Champions

Tidak Terhalang Pandemi, Pemilihan RT di Salatiga Digelar Online, Warga Bisa Real Count

Viral Foto Paus Beluga Tersenyum Kepada Manusia saat Dipindahkan ke Habitatnya

150 Prajurit Terbaik TNI Diterjukan Buru Teroris di Tinombala

Dari taman bunga mini ini juga bisa sebagai tempat berkumpul atau bermain anak-anak.

“Bisa menjadi edukasi anak-anak sekitar, mulai dari pengenalan macam-macam tanaman, sayuran, bahkan buah-buahan,” tutur Sawitri, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (16/8/2020).

Dengan adanya taman bunga mini ini, menurut Sawitri terdapat nilai perekonomian warga. Karena, sayur-sayuran yang ditanam dapat dijual bahkan dikonsumsi sendiri.

“Misal ada acara atau tasyakuran diadakan masak, bisa memetik langsung sayurannya di taman tersebut. Sehingga ada nilai ekonomisnya,” katanya.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Sawitri juga ingin masyarakat tidak berhenti aktivitasnya.

Ia menginginkan masyarakat tetap produktif meskipun dalam kondisi seperti ini.

Dirinya berharap taman bunga mini yang ada di setiap RT dapat berkelanjutan, tidak hanya untuk sekarang ini.

“Dari segi manfaat memang banyak sekali, masyarakat juga lebih produktif dan sikap kegotong-royongan yang dimiliki bangsa Indonesia itu muncul. Dengan saling bahu membahu membuat taman bunga mini,” ungkapnya.

Rencananya, tak hanya membuat taman bunga mini, Sawitri juga mendukung ide kreatif yang dimiliki masing-masing RT untuk membuat taman bacaan mini.

Prakiraan Cuaca Hari Ini 16 Agustus 2020 di Wilayah Kendal, Hujan Lokal di Malam Hari

Prakiraan Cuaca Hari Ini 16 Agustus 2020 di Pekalongan, Langit Berawan

Vinales Start Pertama, Quartararo di Posisi ke Tiga MotoGP Austria Sore Nanti

"Semoga adanya taman baca mini dapat menambah semangat anak-anak dalam membaca, karena membaca adalah jendela dunia,” imbuh Sawitri.

Sawitri menambahkan, dalam momentum HUT Kemerdekaan RI ke – 75, terdapat lomba kebersihan dan keindahan di masing-masing RT salah satunya adalah pembuatan taman bunga mini.

Rencananya, dari 12 RT akan dipilih enam pemenang, yaitu juara 1,2,3 serta juara harapan 1,2 dan 3. (dta)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved