Jumat, 5 Juni 2026

Liga Spanyol

Eto'o: Messi Pergi, Barcelona Harus Ganti Nama Klub

Eto'o: Messi Pergi, Barcelona Harus Ganti Nama Klub. Pernyataan penyerang legendaris samuel eto'o ini merespon masifnya isu kepergian messi dari barca

Tayang:
TWITTER.COM/BARCAUNIVERSAL
Lionel Messi dan Samuel Eto'o, saat kedunya masih sama-sama membela Barcelona. Eto'o angkat bicara terkait masihnya isu kepergian Messi dari Barcelona. Menurut Eto'o, jika Messi pergi, Barcelona harus mengganti nama kluub. Komentar ini menggambarkan bagaimana Messi dan Barcelona telah begitu menyatu. 

TRIBUNPANTURA.COM  - Pascarontok di tangan Bayern Muenchen, isu kepergian sang kapten Lionel Messi dari markas Barcelona, terus mencuat.

Kepergian Lionel Messi dari Barcelona membuat tim yang bermarkas di Stadion Camp Nou ini mesti mengganti nama klub.

Demikian disampaikan penyerang legendaris Barcelona, Samuel Eto'o yang pernah menjadi tandem Messi di lini serang Blaugrana.

Lionel Messi sedang mengalami momen yang berat di Barcelona.

Dipermak Bayern Muenchen, Lionel Messi Ancam Pergi dari Barcelona, Ini Syarat agar Tetap Bertahan

PSIS Semarang Bertanding di Stadion Citaraum, Ganjar, Gak Usaha Nonton, di TV Saja

Mbappe Sindir Para Penikmat Bola, Setelah Lyon Singkirkan Manchester City di Liga Champions

Willian Resmi Lompat Pagar ke Arsenal, Akhiri Warna Samba di Chelsea

Messi cs dibantai Bayern Muenchen 2-8 dalam laga perempat final Liga Champions di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Jumat (14/8/2020).

Dua gol Barcelona berasal dari lesakan bunuh dir David Alaba (menit ke-7) dan Luis Suarez (57').

Adapun delapan gol Bayern dibukukan Thomas Mueller (4', 31'), Ivan Perisic (22'), Serge Gnabry (28'), Joshua Kimmich (63'), Robert Lewandowski (82'), Philippe Coutinho (85', 89').

Bayern Muenchen menjadi tim pertama yang mampu menyarangkan lebih dari lima gol ke gawang Barcelona pada sebuah pertandingan Liga Champions dalam sejarah kompetisi antarklub paling elite Eropa tersebut.

Kekalahan memalukan dari Bayern mengundang komentar dari striker legendaris Barcelona, Samuel Eto'o.

"Saya benar-benar menderita menyaksikan kekalahan dari Bayern," kata Samuel Eto'o seperti dilansir BolaSport.com dari TyC Sports.

"Orang yang tidak pernah terlibat dalam pertandingan akan merasa kesulitan memahami hasil tersebut, tetapi hal-hal seperti ini memang ada dalam sepak bola dan juga dalam kehidupan."

"Siapa pun bisa jatuh, tetapi Anda harus bangkit kembali dan itu adalah bagian tersulit."

"Para pemain, bos, dan penggemar, saya harap kami bisa bangkit dari ini dan mulai kembali bermimpi untuk musim depan," ucap Eto'o melanjutkan.

Kehancuran Barcelona ini dianggap akan memengaruhi keputusan Lionel Messi dalam memandang masa depannya.

Messi tinggal menyisakan kontrak bersama Barcelona hingga 30 Juni 2021.

Samuel Eto'o, yang semasa aktif bermain bekerja sama dengan Messi menghadirkan gelar Liga Champions 2006 dan 2009, memberikan sudut pandangnya.

Eto'o menilai Barcelona harus mengganti nama klub apabila gagal mempertahankan Messi. 

"Saya menyayangi Messi seperti anak saya sendiri," ujar Samuel Eto'o.

"Saya menginginkan yang terbaik untuk dirinya."

"Barcelona adalah Messi dan saya pikir jika Messi memutuskan untuk pergi, maka kami harus mengganti nama klub."

"Kami beruntung berada di Barcelona karena kami memiliki pemain terbaik dunia dan sepanjang masa."

"Kami harus melakukan segala kemungkinan untuk memastikan Messi menyelesaikan kariernya di Barcelona," tutur Eto'o lagi.

Lionel Messi cs mengalami kemerosotan performa yang signifikan pada musim 2019-2020 jika dibandingkan dengan musim 2018-2019.

Pada musim lalu, Barcelona sukses menjuarai Liga Spanyol dengan 87 poin.

Pada klasemen akhir LaLiga, Barca unggul 11 poin atas tim peringkat kedua, Atletico Madrid.

Masih pada musim yang sama, Barcelona menjadi finalis Copa del Rey.

Barca lalu ditumbangkan Valencia 1-2 di partai puncak.

Barcelona juga masih bisa mencicipi semifinal Liga Champions 2018-2019.

Lionel Messi dan kawan-kawan angkat koper dari fase empat besar Liga Champions karena kalah agregat 3-4 dari Liverpool.

Pada musim 2019-2020, Barcelona mengalami kemerosotan prestasi yang luar biasa.

Barca gagal mempertahankan gelar juara Liga Spanyol, didepak Athletic Bilbao (0-1) di perempat final Copa del Rey, dan dipermalukan Bayern Muenchen (2-8) di perempat final Liga Champions.

Dari 4.440 pertandingan resmi yang dilakoni sepanjang sejarah, Barcelona cuma enam kali kebobolan minimal delapan gol.

Kubu Camp Nou menelan pil pahit tersebut ketika vs Athletic Bilbao (1-12) di Liga Spanyol 1931, vs Real Madrid (2-8) di Liga Spanyol 1935, vs Sevilla (1-11) di Liga Spanyol 1940, vs Real Madrid (1-11) di Copa del Rey 1943, vs Sevilla (0-8) di Copa del Rey 1946, dan vs Bayern Muenchen (2-8) di Liga Champions 2020. (*)

Artikel ini telah tayang di bolasport.com dengan judul Lionel Messi Hengkang, Barcelona Harus Ganti Nama Klub

Disingkirkan Lyon di Liga Champions, Manchester City Jadi Tim Terburuk Pep Guardiola

Chelsea Dianggap Gila, Jual Palisic yang Hampir Bawa Atlanta Ukir Sejarah di Liga Champions

Gagal di Liga Champions, Juventus Diklaim Tawarkan Ronlado ke Barcelona, Begini Respon Agnelli

Barcelona Buang Duit, Pemain Termahal Coutinho, Griezmann, dan Dembele Justru Jadi Biang Kekalahan

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved