Breaking News:

Berita Semarang

Pengunjung Mal Tentrem Berdesakan, Irwan Hidayat: Terima Kasih Sebesar-besarnya atas Tegurannya

Pengunjung Mal Tentrem Berdesakan, Irwan Hidayat: Terima Kasih Sebesar-besarnya atas Tegurannya

kompas.com
Para pengunjung Mal Tentrem Semarang saat melihat videotron di atap langit-langit mal. Terkait memmludaknya pengunjung Mal Tentrem, Irwan Hidayat, sang pemilik angkat bicara. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pemilik Hotel, Mal dan Apartemen Tentrem, Irwan Hidayat, yang juga direktur PT Sido Muncul, angkat bicara terkait membludaknya pengunjung mal di jantung Kota Semarang tersebut.

Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan saran dan teguran atas membudaknya pengunjung mal, sehingga mengabaikan protokol kesehatan untuk jaga jarak.

Sejak resmi dibuka pada Kamis (13/8/2020) lalu, Mal Tentrem Semarang dipadati para pengunjung.

Pengunjung Antre Suk-sukan, Ganjar Minta Mal Tentrem Tutup Saja, Jika . . .

Kejari Tegal Musnahkan Puluhan Barang Bukti Kasus Pidana Umum, Mulai Tembakau Gorila hingga Ponsel

Kisah Bocah 9 Tahun Jadi Tulang Pungung Keluarga, Ayah Pergi Tak Kembali Ibu Alami Gangguan Jiwa

Niat Banget, Aksi Komplotan Pencuri Gotong Kotak Amal Musala Gunakan Mobil Terekam CCTV

Tak heran, jika euforia pengunjung mal yang berada di Jalan Gajahmada No.123, Kota Semarang itu pun menyebabkan antrean yang mengular dan mengabaikan jaga jarak.

Belum lagi, sejumlah pengunjung juga kedapatan tiduran di lantai mal hanya untuk menyaksikan videotron layaknya akuarium raksasa di langit-langit mal yang menampilkan beragam biota laut.

Suasana pengunjung di Mal Tentrem yang saling berdesakan dan mengabaikan jaga jarak itu sempat diunggah dalam rekaman video oleh warganet hingga menjadi viral dan menuai banyak komentar.

Pemilik Hotel, Mal dan Apartemen Tentrem Irwan Hidayat angkat bicara terkait hal tersebut.

"Perlu kami jelaskan, bahwa kami melaksanakan bisnis kami sesuai aturan protokol new normal dan pelaksanaannya kami juga bekerjasama dan koordinasi dengan Polsek, Satpol pp, Babinsa dan aparat terkait," jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2020).

Namun, dia tak menampik jika antusiasme masyarakat yang tinggi menyebabkan kerumunan pengunjung tidak dapat dihindari.

"Petugas kami, satpol pp dan petugas babinsa sudah berusaha untuk mengatur, menegur, memberi penjelasan, tetapi karena jumlah pengunjungnya banyak, kami kewalahan," ungkap Direktur Sido Mucul ini.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved