Rabu, 6 Mei 2026

Polesek Ciracas Dibakar

Bahaya Laten Hoaks Diduga Jadi Penyebab Pembakaran Polsek Ciracas

Bahaya laten hoaks diduga menjadi penyebab peristiwa perusakan Mapolsek Ciracas Sabtu (29/8/2020) dini hari.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Suasana di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) dini hari, setelah terjadi penyerangan, perusakan dan pembakaran. 

TRIBUN-PANTURA.COM, JAKARTA - Bahaya laten hoaks diduga menjadi penyebab peristiwa perusakan Mapolsek Ciracas Sabtu (29/8/2020) dini hari.

Peristiwa itu dipicu provokasi oleh oknum anggota TNI berinisial MI kepada rekan seangkatan.

"Dari telepon genggam Prada MI ditemukan yang bersangkutan menginformasikan ke angkatan 2017 mengaku dikeroyok, ditelepon seniornya bilang dikeroyok," ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam konferensi pers di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap.

Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Minggu 30 Agustus 2020

Karakter Koeman dan Messi Tidak Cocok Diduga Jadi Penyebab La Pulga Ingin Hengkang dari Barcelona

Petak Umpet Nyaris Berujung Maut, Seorang Bocah Tercebur Sumur Ketika Sedang Bersembunyi

Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Kendal Hari Ini, Minggu 30 Agustus 2020

Namun saat pernyataan anggota dari Satuan Direktorat Hukum Angkatan Darat itu dicocokkan dengan pernyataan sembilan saksi dari warga sipil, ternyata MI telah berbohong.

Menurut Dudung, kronologi yang sebenarnya terjadi adalah MI mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor di sekitar Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, tepatnya di dekat pertigaan lampu merah Arundina.

Selain diperkuat dengan pernyataan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan tunggal tersebut juga dibuktikan dengan rekaman gambar televisi sirkuit tertutup (CCTV) dari salah satu toko di sekitar lokasi kejadian.

"Pada tayangan menit ke-37, MI terjatuh di sekitar tikungan, tidak ada pemukulan dari belakang, depan atau pengeroyokan," katanya.

Saat menghubungi seluruh rekannya, MI selain mengaku menjadi korban pengeroyokan.

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kendal Minggu 30 Agustus 2020, Waspada Angin Kencang Siang Hari

Petugas Parkir yang Tertabrak di Basement Paragon Kini Dirawat di Rumah Sakit Telogorejo Semarang

Seusai Beli Pertamax, Pria di Pekalongan Ini Siramkan ke Anak Istrinya Lalu Bakar Diri di Kamar

"Informasi di media sosial yang bersangkutan dikeroyok dan ada beberapa kalimat yang membangkitkan emosi sehingga dengan jiwa korsa berlebihan dan tidak terkendali melakukan perusakan," katanya.

Dudung menambahkan, sebanyak enam dari sekitar 100 orang yang terlibat dalam perusakan Mapolsek Ciracas dan fasilitas umum di Jaktim telah menjalani pemeriksaan intensif Polisi Militer Kodam Jayakarta.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved