Berita Regional

Bersikukuh Tisu di Mobilnya Adalah Masker, Oknum Advokat Menolak Denda Protokol Kesehatan

Sebuah razia masker di Kota Malang sempat memanas karena ada adu argumen antara Wali Kota dan warga.

Editor: Rival Almanaf
techarp.com
Ilustrasi pemakaian masker sebagai bagian dari protokol kesehatan 

TRIBUN-PANTURA.COM, MALANG - Sebuah razia masker di Kota Malang sempat memanas karena ada adu argumen antara Wali Kota dan warga.

Seorang masyarakat menolak didenda karena tidak memakai masker. 

Ia bersikukuh telah membawa masker dengan menunjukan tisu yang ada di dalam mobilnya.

Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Kendal Hari Ini, Kamis 17 September 2020

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kabupaten Kendal Kamis 17 September 2020, Cerah Berawan

Update Virus Corona Kabupaten Batang Kamis 17 September 2020, Total Kasus Tembus 310 Orang

Warga tersebut berinisial RT, beradu argumen dengan Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (16/9/2020).

RT yang tak bermasker menolak didenda.

Adapun RT terjaring razia saat penegakan protokol kesehatan di depan Balai Kota Malang, Rabu

Pria ini mengaku tidak memakai masker karena berkendara seorang diri di dalam mobil.

Dia menilai tidak sedang membahayakan diri sendiri dan orang lain meski berkendara tanpa masker.

RT mengaku selalu menyediakan masker di mobilnya, tetapi ketika diperiksa hanya ada tisu.

“Tisu itu untuk masker,” katanya disambut tawa petugas.

Saat disidang dan dimintai menunjukkan KTP, RT malah mengeluarkan kartu keanggotaan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Jadwal Samsat Keliling Kajen Kabupaten Pekalongan Hari Ini, Kamis 17 September 2020

Jadwal Samsat Keliling Kota Tegal Kamis 17 September, Buka di 8 Lokasi

Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Hari Ini Kamis 17 September 2020, Sepanjang Hari Cerah

Update Virus Corona Kota Tegal, Kamis 17 September 2020 Dua Orang Meninggal Dunia

Di hadapan hakim, RT tetap menolak didenda karena merasa tidak bersalah.

Hakim tetap memberikan sanksi denda sebesar Rp 100.000 berdasarkan pada regulasi yang berlaku.

“Memilih bayar denda atau kurungan tiga hari,” kata hakim tunggal Muhammad Indarto.

Setelah dijatuhi sanksi denda, RT terlihat belum membayar denda dan hanya meninggalkan KTP. (Kontributor Malang, Andi Hartik)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved