Breaking News:

Berita Batang

Tembakau dan Air Putih Jadi Rahasia Awet Muda Tarji Kakek Berusia Hampir Satu Abad

iapa sangka rahasia awet muda yang dituturkan kakek berusia hampir satu abad asal Kabupaten Batang berbeda dari yang dijalani masyarakat umum.

Tribun-Pantura.com/ Budi Susanto
Tarji saat ditemui Tribun-Pantura.com di kediamananya yang terletak di Desa Brokoh Kecamatan Wonotunggal Kabupaten, Jumat (16/10/2020). 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Siapa sangka rahasia awet muda yang dituturkan kakek berusia hampir satu abad asal Kabupaten Batang berbeda dari yang dijalani masyarakat umum.

Jika banyak yang berlomba-lomba memperoleh umur panjang dengan cara menerapkan pola hidup sehat.

Kakek asal Desa Brokoh, Kecamatan Wonotunggal bernama Tarji (98) itu hanya mengonsumsi air putih dan rokok lintingan.

Kakek yang memiliki 18 anak, 18 cucu dan 6 cicit itu percaya, air putih dan tembakau membuatnya berumur panjang.

Bahkan hingga usianya hampir menginjak satu abad, pendengaran, penglihatan serta ingatan Tarji masih tajam.

"Saya cuman minum air putis setiap pagi, dan merokok tembakau lintingan, kalau orang sini nyebutnya ngampret," beber Tarji saat ditanya Tribunjateng.com mengenai rahasia umur panjangnya, Jumat (16/10/2020).

Karena usianya, Tarji menjadi orang dengan usia tertua di wilayah Kecamatan Wonotunggal.

Beberapa kejadian historis juga pernah dialamini Tarji, dari kedatangan penjajah yang masuk ke Kabupaten Batang, hingga ramainya Partai Komunis setelah era kemerdekaan.

"Dari dulu saya begini, tidak pernah aneh-aneh. Selain ngampret, saya juga sering puasa," jelasnya.

Tak pernah mengeluh dan selalu bersyukur, menjadi moto Tarji menjalani hidup sejak muda.

"Kurang apa coba hidup ini, bisa ngampret, bisa wedangan, dan berbagi rasa. Sudah selaknya harus bersyukur," paparnya.

Tarji menambahkan, semasa muda meski hidup dengan keterbatasan ia giat bekerja layaknya pemuda lainya.

"Jaman saya dulu tak seenak sekarang, dulu harus ke hutan mencari kayu, nyangkul untuk bercocok tanan. Kalau sekarang, kerja sudah pada enak, ada yang ke kantor, bahkan ada yang pakai peralatan canggih. Kalau anak sekarang masih merasa kekurangan dan tidak bersyukur apa tidak malu sama sesepuh dulu," ucap Tarji.

Di sela-sela pembicaraan, Tarji mengatakan ingin hidup lembih lama lagi, agar bisa melihat dan merasakan perkembangan jaman, serta pertumbuhan cicitnya.

"Ya tidak terasa saja kurang dua tahun sudah 100 tahun, harapan saya, saya masih bisa melihat keturunan saya jadi orang sukses," tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved