Breaking News:

Bisnis dan Keuangan

Ana Bingung Masuk Daftar Black List BI: Saya Belum Pernah Pinjam Uang ke Bank, Kok Bisa Begini?

Ana Bingung Masuk Daftar Black List BI: Saya Belum Pernah Pinjam Uang ke Bank, Kok Bisa Begini?

Istimewa/net
Ilustrasi black list BI - Seorang warga Gunung Kidul, Anan, mengaku tak pernah meminjam uang sebelumnya ke bank, tapi namanya masuk dalam daftar hitam (black list) BI. Ana pun kebingungan dengan hal ini. Kok bisa begini? 

TRIBUNPANTURA.COM, GUNUNG KIDUL - Belum pernah pinjam uang atau mengajukan kredit melalui bank, tapi nama Ana masuk dalam daftar hitam (black list) Bank Indonesia (BI), bagaimana bisa?

Anasthasia Budiningsih (39) kebingungan. Warga warga Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ini merasa tidak pernah punya pinjaman di bank.

Namun, dia masuk daftar hitam penunggak pinjaman Bank Indonesia (BI).

Baca juga: UUCK Perbolehkan WNA Miliki Apartemen: Ibarat Menjual Langit kepada Asing, Kenapa Mesti Takut?

Baca juga: Banyak Pekerja Belum Terima Subsidi Gaji Rp600 Ribu Gelombang I, Begini Tanggapan Menaker

Baca juga: Bayi 3 Bulan Dibunuh Ibu Kandung, Pelaku Diduga Derpesi, Kesulitan Ekonomi Suami Kecanduan Judi

Baca juga: Hasil Liga Inggris: Tottenham Hotspur Kocar-kacir dalam 13 Menit, Gareth Bale Ukir Rekor Aneh

Ana, sapaan Anasthasia, tahu namanya telah masuk daftar hitam BI saat mengajukan pinjaman ke salah satu bank badan usaha milik negara (BUMN) beberapa waktu lalu.

Pengajuan utangnya ditolak karena tercatat masih punya pinjaman yang belum dilunasi sebesar Rp20 juta di Bank Perumahan Rakyat (BPR).

Pinjaman itu tercatat belum dibayar sejak 2018.

Ilustrasi gedung Bank Indonesia.
Ilustrasi gedung Bank Indonesia. (Kompas.com/Robertus Belarminus)

“Aku sudah di-blacklist di mana-mana tidak bisa ngajuin modal lagi."

"Kemarin coba di-leasing namaku masih ada,” ucap Ana saat dihubungi Kompas.com, Senin (19/10/2020).

“Saya kaget padahal tidak pernah pinjam uang,” kata Ana Ana mengatakan, pernah coba mengajukan pinjaman pada 2012 di BPR setelah kenal dengan satu pegawai bank tersebut.

Namun, niat itu dibatalkan. Dia pun tidak pernah berkomunikasi lagi dengan pegawai bank itu.

“Saya itu tidak jadi pinjam, kalau lihat printout-nya itu dari tahun 2012."

Tertera di situ Rp20 juta, dengan jaminan sertifikat nama orang lain,” ucap Ana.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved