Berita Tegal
Belasan Anak Punk Bikin Gaduh di Pertigaan Gili Tugel Kota Tegal
Belasan anak muda berkumpul dan membuat gaduh di jalan protokol Kota Tegal, tepatnya di Pertigaan Gili Tugel Kota Tegal, pada Selasa (27/10/2020).
TRIBUN-PANTURA.COM, TEGAL - Belasan anak muda berkumpul dan membuat gaduh di jalan protokol Kota Tegal, tepatnya di Pertigaan Gili Tugel Kota Tegal, pada Selasa (27/10/2020) malam.
Mereka bolak-balik secara rombongan di tengah jalan sehingga pengendara yang sedang melintas terganggu.
Dalam pantauan Tribun-Pantura.com, belasan anak muda itu hendak memberhentikan mobil pick up untuk mengompreng.
Baca juga: Pemerintah Kota Tegal Berencana Bangun Mall Pelayanan Publik
Baca juga: Update Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, Rabu 28 Oktober 2020
Baca juga: Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Rabu 28 Oktober 2020
Tiga orang berusaha memberhentikan mobil pick up yang melaju ke arah selatan.
Setelah mobil pick up berhenti, rombongan yang lain berlari ke tengah jalan berusaha naik ke atas mobil.
Namun kendaraan tersebut kembali melaju setelah mengetahui jumlah anak-anak muda itu begitu banyak.
Seorang warga Ahmad (46), menyayangkan tidak adanya pantauan di arus lalu lintas perkotaan.
Ia mengatakan, anak-anak muda itu penampilannya seperti anak punk.
Jumlahnya diperkirakan ada 15 orang lebih.
Menurut Ahmad, aski memberhentikan mobil pick up itu membahayakan bagi pengendara lain dan diri mereka sendiri.
"Mereka mengganggu arus lalu lintas. Tadi saja saat memberhentikan pick up, semua kumpul di tengah jalan," kata Ahmad, warga yang sedang menyantap makan malam di warung dekat Perempatan Gili Tugel.
Baca juga: Seusai Kalah di El Clasico, Bartomeu Melunak dan Mundur dari Jabatan Presiden Barcelona
Baca juga: Pengunjung Grojogan Sewu di Masa Cuti Bersama Akhir Oktober akan Jalani Rapid Test
Baca juga: Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Rabu 28 Oktober 2020, 12 Kecamatan Alami Hujan Ringan Sore Hari
Ahmad menilai, di sisi lain Pertigaan Gili Tugel cukup padat oleh kendaraan yang berlalu lalang.
Baik dari arah barat, utara, maupun selatan.
Ia berharap, ada pantauan dari lembaga terkait untuk memantauan arus lalu lintas di jalur perkotaan.
"Semoga tidak ada lagi rombongan seperti itu. Ngeri lihatnya. Kalau pick up-nya tetap jalan tidak mau berhenti gimana. Kan tertabrak mereka," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/belasan-anak-punk-bikin-gaduh-di-pertigaan-gili-tugel-kota-tegal.jpg)