Senin, 27 April 2026

Berita Banyumas

Sungai Lebeng Banyumas Meluap, Membanjiri Ratusan Rumah Warga

Diguyur hujan lebat sejak Rabu (28/10/2020) pukul 23.00 WIB, Sungai Lebeng yang berada di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Banjir yang menggenangi rumah warga di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas penyebab banjir Luapan Sungai Lebeng. 

TRIBUN-PANTURA.COM, BANYUMAS - Diguyur hujan lebat sejak Rabu (28/10/2020) pukul 23.00 WIB, Sungai Lebeng yang berada di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas meluap dan membanjiri ratusan rumah warga. 

Karena hujan deras tersebut, debit Sungai Lebeng, di Desa Kalisalak mengalami kenaikan yang sangat tinggi.

Ditambah di bawah jembatan terdapat bambu dan akar pohon yang menghalangi aliran sungai, sehingga meluap hingga permukiman warga.

Baca juga: Istri Pendiri Gudang Garam Tan Siok Tjien Meninggal, Tinggalkan Warisan Rp 87, 92 Triliun

Baca juga: Hasil Liga Champions: Tiga Gol Juventus Dianulir VAR Barcelona Menang 2-0

Baca juga: Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Kamis 29 Oktober 2020

Baca juga: Donor Darah PMI Kota Semarang Kamis 29 Oktober 2020 Buka di Gedung PMI Jalan MGR Soegijopranoto

Adapun hasil pendataan yang dilakukan oleh Tagana Kabupaten Banyumas kurang lebih ada 100 rumah warga yang tergenang banjir luapan Sungai Lebeng.

"Adapun rinciannya adalah di RT 1 RW 3 terdapat 32 rumah, RT 2 RW 3 ada 33 Rumah
dan RT 3 RW 3 ada 35 rumah," ujar koordinator Tagana Banyumas, Ady Chandra kepada Tribun-Pantura.com, Kamis (29/10/2020).

Air menggenangi rumah warga membuat pakaian, alat tuli, kasur dan peralatan dapur serta benda elektronik lainnya terendam.

Bahkan ada gabah dan kedelai hasil pertanian warga terendam banjir.

Selain faktor hujan lebat, diketahui bahwa tanggul permanen bronjong yang melintang di Sungai Lebeng yang berfungsi sebagai penahan sampah atau lumpur memiliki saluran pembuangan air terlalu kecil.

Sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar, yang kemudian melepas ke perumahan warga.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19 Jumlah Kunjungan Wisata di Kabupaten Batang Meningkat Hingga 40 Persen

Baca juga: Samsat Keliling Kota Tegal Buka Layanan di Polsek Tegal Barat dan 7 Tempat Lainnya Hari Ini

"Kejadian air melimpah sering terjadi, namun yang terbesar adalah malam ini yakni dengan ketinggian antara 30 - 40 cm setinggi lutut orang dewasa,"ujar Indra warga RT 1 RW 3, Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen.

Air sampai masuk ke rumah - rumah warga yang tadinya tidak pernah kemasukan.

Banjir mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 21.00 WIB, hingga tadi malam pukul 00.00 WIB, banjir masih menggenangi perumahan warga dan baru surut pada Kamis (29/10/2020) sekira pukul 07.00 WIB. (Jti)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved