Berita Batang
Imbas Lesunya Sektor Perikanan, Target PAD Hasil Laut Kabupaten Batang Tak Terpenuhi
Harga komoditi ikan laut unggulan di Kabupaten Batang anjlok. Kondisi tersebut berdampak pada lesunya sektor perikanan.
TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Harga komoditi ikan laut unggulan di Kabupaten Batang anjlok.
Kondisi tersebut berdampak pada lesunya sektor perikanan.
Imbas Covid-19 membuat sejumlah parusahaan besar mengurangi pasokan ikan dari Kabupaten Batang.
Hal itu membuat serapan ikan laut tak maksimal, meski hasil tangkapan melimpah.
Kepala Dislutkanak Kabupaten Batang, Sugiatmo, membenarkan kondisi tersebut.
"Anjloknya harga ikan disebabkan penurunan permintaan dari industri besar," paparnya, Rabu (16/12/2020).
Ia memberi contoh, PT Surimi yang biasanya menyerap tanggkapan ikan dari Batang pun mengurungi permintaan.
"Karena permintaan berkurang, namun hasil tangkapan melimpah, harga ikan jadi anjlok," jelasnya.
Ia menjelaskan, kondisi itu juga berimbas pada Pendapat Asli Daerah (PAD) sektor perikanan.
"Target PAD tahun 2020 dari sektor perikanan laut Rp 4,2 miliar tak bisa terpenuhi, karena lesunya sektor perikanan," tuturnya.
Ditambahkan Sugiatmo, hingga Desember sektor perikanan berkontribusi Rp 3,5 miliar.
"Kami menyadari target tahun ini tidak terpenuhi karena kondisi tertekan imbas Covid-19," tambahnya. (bud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/aktifitas-bongkar-muat-ikan-yang-dilakukan-masyarakat-1.jpg)