Kamis, 16 April 2026

Berita Batang

Imbas Lesunya Sektor Perikanan, Target PAD Hasil Laut Kabupaten Batang Tak Terpenuhi

Harga komoditi ikan laut unggulan di Kabupaten Batang anjlok. Kondisi tersebut berdampak pada lesunya sektor perikanan. 

Editor: Rival Almanaf
Tribun-Pantura.com/ Budi Susanto
Aktifitas bongkar muat ikan yang dilakukan masyarakat di pesisir Kabupaten Batang 

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Harga komoditi ikan laut unggulan di Kabupaten Batang anjlok. 

Kondisi tersebut berdampak pada lesunya sektor perikanan. 

Imbas Covid-19 membuat sejumlah parusahaan besar mengurangi pasokan ikan dari Kabupaten Batang. 

Hal itu membuat serapan ikan laut tak maksimal, meski hasil tangkapan melimpah. 

Kepala Dislutkanak Kabupaten Batang, Sugiatmo, membenarkan kondisi tersebut. 

"Anjloknya harga ikan disebabkan penurunan permintaan dari industri besar," paparnya, Rabu (16/12/2020).

Ia memberi contoh, PT Surimi yang biasanya menyerap tanggkapan ikan dari Batang pun mengurungi permintaan. 

"Karena permintaan berkurang, namun hasil tangkapan melimpah, harga ikan jadi anjlok," jelasnya. 

Ia menjelaskan, kondisi itu juga berimbas pada Pendapat Asli Daerah (PAD) sektor perikanan. 

"Target PAD tahun 2020 dari sektor perikanan laut Rp 4,2 miliar tak bisa terpenuhi, karena lesunya sektor perikanan," tuturnya. 

Ditambahkan Sugiatmo, hingga Desember sektor perikanan berkontribusi Rp 3,5 miliar. 

"Kami menyadari target tahun ini tidak terpenuhi karena kondisi tertekan imbas Covid-19," tambahnya. (bud) 

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved