Selasa, 28 April 2026

Penanganan Corona

Ganjar Minta Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen: Optimalkan Bantu Sesama

Ganjar Minta Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen: Optimalkan Bantu Sesama

Tayang:
Istimewa
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melihat proses donor darah plasma konvalesen di PMI Solo. 

Dari catatan, sudah ada 69 pasien yang melakukan terapi plasma konvalesen ini. Hasilnya cukup baik.

Total yang meninggal ada 18 pasien, itu yang kategori pasien kritis.

"Tapi untuk yang sedang dan berat, responnya cukup baik," kata satu anggota tim uji klinis plasma konvalesen RSUD Moewardi, Artrien Adhiputri.

Artrien menerangkan, untuk pasien yang meninggal setelah dilakukan plasma konvalesen memang sudah sangat kritis.

Sementara yang ringan, sedang sampai berat, kondisinya membaik bahkan ada yang sudah sembuh setelah dilakukan terapi plasma.

"Tapi yang harus diingat, bahwa terapi plasma ini tidak berdiri sendiri."

"Ini hanya terapi tambahan yang keberhasilannya tidak terlepas dari tindakan medis lainnya," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa kesulitan yang dihadapi adalah minimnya donor plasma."

"Untuk itu ia berharap masyarakat yang pernah positif Covid-19 untuk sukarela melakukan donor.

Gerakan nasional donor plasma konvalesen

Ketua Umum Palang Merah Indonesia ( PMI) Jusuf Kalla mengajak penyintas Covid-19 mendonorkan plasma konvalesen demi mengurangi penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

"Saya gembiara pemerintah mencanangkan gerakan nasional (donor plasma konvalesen). Artinya semua pihak harus bersama-sama. Hanya itu cara untuk mengurangi," ujar Kalla dalam acara "Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen", Senin(18/1/2021).

Menurut Kalla, saat ini mereka yang sedang berjuang melawan Covid-19 membutuhkan kerelaan, kesadaran, dan pengamalan penyintas untuk mendonorkan plasma konvalesen.

Ia mengatakan, setiap penyintas yang mendonorkan plasma konvalesen mempunyai sumbangsih besar terhadap kehidupan.

"Karena kita semua yang mendonor itu mempunyai kesempatan untuk membantu kehidupan yang sakit," kata Kalla.

Untuk itu, Kalla memastikan, bahwa keamanan plasma konvalesen ketika sudah di tangan PMI benar-benar terjamin.

Mengingat, plasma konvalesen sejauh ini juga telah menjadi obyek penelitian lembaga Eijkman Institute yang telah menjalin kerja sama dengan PMI.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved