Berita Jateng
Ketua PWI hingga Istri Rektor Undip Terpilih Jadi Komisioner KPID Jateng
Tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah telah ditetapkan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng pad
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah telah ditetapkan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng pada Sabtu (30/1/2021).
Mereka terpilih usai menjalani tes kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test. Sebelumnya, Komisi A mengadakan tes selama dua hari, kemudian dilaksanakan pemilihan tujuh anggota KPID Jateng.
"Setelah melalui tahap fit & proper test, lalu diadakan pemilihan," kata Ketua Komisi A DPRD Jateng, Mohammad Saleh, Minggu (31/1/2021).
Aturan pemilihan dengan dilakukan melalui voting tertutup oleh 19 anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah (Jateng) terhadap nama 14 calon anggota KPID di Gedung Berlian DPRD Jateng, Kota Semarang.
Masing-masing anggota dewan melingkari tujuh nama calon yang ada di surat suara, kemudian dimasukan ke dalam kota yang telah disediakan.
Dari 14 calon tersebut, tujuh orang memperoleh suara terbanyak. Dengan urutan, Anas Syahirul Alim (16 suara), Sonakha Yuda Laksono (14 suara), Muhamad Aulia Assyahdin (14 suara) Yogyo Susaptoyono (14 suara), Ari Yusmindarsih (12 suara), Asih Budiastuti (12 suara), dan Achmad Junaidi (12 suara).
19 anggota dewan memberikan hak suaranya dan didapatkan 7 nama calon anggota KPID Jateng Periode 2021-2024 tersebut.
Peraih suara terbanyak dipegang Anas Syahirul yang merupakan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solo.
Selain itu, dari tujuh orang itu juga ada nama Asih Budiastuti yang merupakan istri Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof Yos Johan Utama.
Ada juga petahana komisioner KPID periode sebelumnya seperti Sonakha Yudha Laksono dan Achmad Junaidi.
Kemudian juga ada dari praktisi penyiaran, Ari Yusmindarsih atau Riri Novita dan pemerhati sastra, Aulia Muhammad Asyahidin.
Sementara tujuh calon anggota lainnya masuk dalam daftar tunggu pergantian antar waktu (PAW) yakni, Edi Faisol (8 suara), Edi Pranoto (7 suara), Imam Nuryanto (6 suara), Isdiyanto (6 suara), Dini Inayati (5 suara), Nugroho Budi Raharjo (5 suara), dan Valenita Estiningsih (2 suara).
"Kami berharap agar KPID benar-benar profesional, independen dan bisa melakukan tugasnya dengan baik," kata legislator Partai Golkar ini.
Selain pengawasan dan pengembangan, Saleh menuturkan agar KPID menyiapkan lembaga penyiaran bisa go digital ke depannya agar adaptif terhadap era seperti sekarang ini.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ketua-komisi-a-dprd-jateng-mohammad-saleh-menunjukan-surat-suara-pemil.jpg)