Breaking News:

Berita Nasional

Transaksi Pakai Dinar-Dirham Ditangkap Polisi, Pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi Jadi Tersangka

Transaksi Pakai Dinar-Dirham Ditangkap Polisi, Pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi Jadi Tersangka

TRIBUNPANTURA.COM, DEPOK - Bareskrim Polri menetapkan pendiri Pasar Muamalah Depok Zaim Saidi sebagai tersangka.

Zaim ditangkap oleh Subunit 4 Bareskrim pada Selasa (2/2/2021) malam.

Ia ditangkap polisi lantaran hanya mau menggunakan mata uang dinar dan dirham saat transaksi di Pasar Muamalah Depok.

Cerita Warga Amerika Serikat Jadi Bupati Terpiih Sabu Raijua, KPU Bersikukuh Orient Riwu Kore WNI

Lazismu Jateng Serahkan Mobil Operasional ke RS Hj Fatimah Sulhan PKU Muhammadiyah Demak

Ini Alat Pendeteksi Kerumunan Karya Siswa MAN 2‎ Kudus‎, Raih Juara The Top Contender AMD 2020

Arab Saudi Larang Kedatangan Warga 20 Negara, Termasuk Indonesia, Gimana Nasib Calon Jamaah Umrah?

"Status tersangka," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).

Diketahui, dinar dan dirham merupakan dua mata uang yang digunakan di sejumlah negara di jazirah Arab.

Aktivitas transaksi pakai dinar dan dirham di Pasar Muamalah Depok menyalahi aturan.

Pasalnya, setiap transaksi di Indonesia wajib memakai mata uang rupiah.

Rusdi mengatakan, perkembangan kasus terkait penangkapan Zaim akan disampaikan kemudian.

"Perkembangan nanti akan disampaikan," ucapnya.

Suasana di Pasar Muamalah pasca pemiliknya diamankan aparat Kepolisian, Beji, Rabu (28/1/2021). Pemilik pasar Zain Zaidi, dikabarkan dibekuk aparat. Keberadaan pasar ini menjadi sorotan karena berlakukan transaksi pakai koin dinar, dirham, barter
Suasana di Pasar Muamalah pasca pemiliknya diamankan aparat Kepolisian, Beji, Rabu (28/1/2021). Pemilik pasar Zain Zaidi, dikabarkan dibekuk aparat. Keberadaan pasar ini menjadi sorotan karena berlakukan transaksi pakai koin dinar, dirham, barter (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Keberadaan Pasar Muamalah di Jalan Raya Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat ramai diperbincangkan warganet di media sosial beberapa waktu belakangan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved